Wali Kota Dapati PNS Sekretariat DPRD Palu Lambat Berkantor

  • Whatsapp
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid tunggu ASN Sekretariat DPRD Palu yang lambat masuk kantor, Kamis pagi 6 Mei 2021. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid masih terus melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.

Kamis pagi 6 Mei 2021, sidak ia laksanakan di Kantor DPRD Kota Palu. Memastikan kehadiran PNS di Sekretariat DPRD hadir tepat waktu. Yakni pukul 08.00 WITA sepanjang bulan Ramadan 1442 Hijriyah tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Kedatangan wali kota di kantor DPRD Palu tepat pukul 07.50 WITA. Sayangnya ia mendapati pintu depan gedung parlemen itu masih tertutup rapat dan terkunci. Tidak terlihat aktivitas berarti dari PNS yang bertugas di sekretariat.

Wali kota pun akhirnya menunggu kedatangan para PNS di teras depan Kantor DPRD Palu. Didampingi Sekretaris DPRD Palu, Ajenkris dan Asisten III Pemkot Palu, Imran Lataha.

Saat sebagian PNS tiba, Wali Kota langsung memimpin apel pagi. Dalam sambutannya Hadianto Rasyid menjelaskan sejumlah hal terkait kedisiplinan PNS.

“Saya datang, kumiu punya pimpinan datang, batunggu kumiu datang. Bagaimana perasaannya itu. Bagaimana perasaannya Sekwan datang sendiri ke rumahnya, tidak ada orang dalam rumah. Batunggu komiu yang datang,”kata wali kota.

Situasi seperti ini jelas wali kota perlu menjadi catatan.

“Saya tidak menginginkan hal ini terus terjadi. Kalau tidak masuk kantor harus ada alasan yang jelas. Maka dari itu saya akan pantau terus keberadaan di Kantor DPRD Kota Palu ini,”tekannya.

Seharusnya seluruh pegawai DPRD Kota Palu lanjut wali kota bisa menjadi contoh yang baik. Sebab pelayanan kepada masyarakat dimulai dari kesadaran semuanya untuk disiplin masuk kantor tepat waktu.

“Apalagi ini kantor wakil rakyat, harusnya bisa menjadi contoh yang baik,” tegasnya.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, wali kota menyebut bahwa langkah untuk melakukan sidak kedisiplinan ini merupakan upaya untuk meningkatkan etos kerja aparatur.

Sebab menurutnya, untuk melakukan sesuatu yang besar, maka harusnya dimulai dari hal-hal yang kecil.

“Bagaimana kita mau membangun kota ini menjadi maju,kalau hal-hal kecil saja kita tidak bisa disiplin,”kata Hadianto. (***/mdi/palu ekspres)

Pos terkait