Begini Wajah Pusat Kota Parimo, Malam Ibarat Kota Mati, Siang Seperti Kota Tak Terurus

  • Whatsapp
WABUP PARIMO- Badrun Nggai saat menyampaikan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Parimo. Foto : ASWADIN/PE
adv

PALU EKSPRES, PARIMO– DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar rapat paripurna masa persidangan II dengan agenda jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap pengajuan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Parimo tahun anggaran 2020.
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, yang didampingi Wakil Ketua I, Faisan dan Wakil Ketua II Alfret Tonggiroh, berlangsung di ruang aspirasi dan diikuti anggota DPRD lainnya, Selasa (15/6/2021).
Dalam rapat paripurna, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Parigi Moutong yang telah menyerahkan pengajuan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Parimo untuk dibahas pada persidangan II tahun anggaran 2021.
“Adapun saran dan masukan yang ditujukan kepada pemerintah daerah setempat melalui pandangan umum fraksi-fraksi kami akan jelaskan,” kata Wabup.
Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Parigi Moutong yang memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah di antaranya, Fraksi Bintang Indonesia. Fraksi ini berharap kepada pemerintah daerah setempat untuk memperhatikan keindahan ibu kota Parigi Moutong. Sebagai pusat perhatian pengunjung baik dalam daerah maupun luar daerah.
Karena, saat ini kondisi ibu kota Parigi sangat memprihatinkan. Di mana, ruas-ruas jalan yang ada dalam kota semakin hari, semakin sempit akibat tidak tertibnya para pedagang kaki lima.

Selain itu, sejumlah jalan juga banyak yang berlubang dan penuh dengan tempelan terlihat di mana-mana. Sehingga, bisa memicu kecelakaan lalulintas. Hal itu membuat pengendara tidak nyaman.

Bacaan Lainnya

Kemudian yang paling menyedihkan lagi adalah, jalur dua yang menjadi ikon Parigi Moutong terlihat di malam hari bagaikan kota mati yang tidak berpenghuni. Sedangkan jika dilihat di siang hari seperti kota yang tidak terurus.
“Terima kasih kami sampaikan kepada fraksi Bintang Indonesia yang telah memberikan saran dan masukan terkait keindahan kota parigi. Baik dari segi kebersihan penataan kota, dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas didalam kota ini,” ucap Badrun Nggai.
Ia berjanji, hal ini akan menjadi perhatian serius pihaknya untuk pembenahan. Sehingga, membutuhkan sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif untuk terus berupaya menata kota Parigi menjadi lebih baik.
“Dan ini menjadi tugas kita bersama pak. Jadi saya mohon maaf, tapi kita lihat kondisi parigi sudah seperti ini. Namun, kita sudah uapayakan, Sekda membuat rapat-rapat terkait bagaimana lampu-lampu jalan itu bisa menyala,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Pos terkait