Vaksinasi Covid-19 Palu Terealisasi 70 Persen

  • Whatsapp
dr Husaema. Foto: Istimewa
adv

PALU EKSPRES, PALU – Realisasi penyuntikan vaksin Covid-19 di Kota Palu hingga Juni 2021 sudah menembus 70 persen dari total sasaran penduduk kurang lebih 270 jiwa.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) terus mengoptimalkan edukasi untuk merealisasikan vaksinasi tersebut. Sesuai target, vaksinasi Covid-19 minimal terealisasi hingga 80 persen dari total penduduk.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu dr Husaema mengemukakan, untuk saat ini segmen sasaran vaksin yang realisasinya rendah adalah segmen Lanjut Usia (Lansia). Yang menurutnya baru terealisasi sekitar 6 ribu lebih atau 14persen dari target sebanyak 28 ribu lebih Lansia.

“Karena masih rendahnya Lansia, maka memengaruhi target realisasi secara umum di Kota Palu,”jelas Husaema usai mengikuti launching vaksin ranger, duta vaksin dan festival vaksin, Senin (14/6/2021).

Terhadap segmentasi Lansia, Pemkot Palu menurutnya menargetkan vaksin Covid-19 bisa terealisasi minimal 60 persen.

“Kita berusaha mengangkat minimal 60 persen agar target keseluruhan bisa mencapai 80 atau 90persen. Karena memang segmen Lansia ini yang masih rendah,”sebutnya.

Husaema menerangkan, saat ini Kota Palu memiliki stok vaksin sebanyak 21.800 vial. Namun dalam waktu dekat akan kembali dikirimkan sebanyak 40 ribu vial. Sehingga total jumlah vaksin sebanyak 61.800 vial.

“Jika dibagi dua, maka ada sebanyak 31ribu orang yang akan tervaksin. Dengan jumlah itu maka ini bisa mencapai 80 sampai 90persen sasaran tahap 1 dan 2,”urainya.

Dia menambahkan, jumlah penduduk Palu yang menjadi target vaksinasi adalah kurang lebih 270 ribu jiwa. Jumlah ini sesuai dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap Kota Palu.

Sementara untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity), vaksinasi tersebut minimal terealisasi pada sebanyak minimal 80persen dari target sasaran.

“Ketika 80 persen penduduk yang divaksin, maka Kota Palu dianggap aman karena telah mencapai herd immunity,”jelasnya lagi.

Karena itu lanjutnya, target festival vaksin adalah para Lansia, pelaku usaha dan pelayanan publik termasuk honorer di lingkup Pemkot Palu.

“Seluruh elemen pemerintah akan turun bersama melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mau ikut vaksinasi,” demikian Husaema. (mdi/palu ekspres)

Pos terkait