Kejurprov Atletik Lari 10K di Parimo Berakhir, Ini Daftar Juaranya

  • Whatsapp
SERHKAN BONUS - Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura didampingi ketua KONI Sulteng, Nizar Rahmatu saat menyerahkan bonus kepada para pemenang lomba lari 10K di Tinombo. Foto : Diskominfo.

PALUEKSPRES, PARIMO- Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Gubernur Sulteng 2021 lomba lari 10.000 meter atau 10 kilo meter di Kabupaten Parigi Moutong yang digelar di Kecamatan Tinombo telah usai, Ahad (28/11/2021)
Lari 10K mengambil titik star dari Desa Eeya dan Finish di depan Rumah Raja Moutong di Tinombo itu, menghasilkan para juara adalah sebagai berikut :
Untuk Lari 10K Putra, Juara I Noveldy Patingko, nomor dada 1453 utusan Kabupaten Poso dengan kecepatan waktu 33,2728

  • Juara II Apridandi nomor dada 1454 utusan Kabupaten Poso dengan kecepatan waktu 35.5063
  • Juara III Triasa Putra, nomor dada 1488 utusan Kabupaten Toli Toli dengan kecepatan waktu 36.0472
  • Juara IV Aswar, nomor dada 1043, utusan Kabupaten Banggai Kepulauan dengan kecepatan waktu 37.3790
  • Juara V Fajar, nomor dada 1045 utusan Kota Palu dengan kecepatan waktu 38.0569
    Kemudian, Lari 10K Putri, Juara I Cindy Ayudiya, nomor dada 1079 utusan Kabupaten Sigi, dengan kecepatan waktu 51.4910.
  • Juara II Elena, nomor dada 1125 utusan Kabupaten Parigi Moutong, kecepatan waktu 53.3564
  • Juara III Widya, nomor dada 1130, utusan Kabupaten Toli Toli, dengan kecepatan waktu 55.0168
  • Juara IV Nanang, nomor dada 1124 utusan Kabupaten Parigi Moutong, dengan kecepatan waktu 55.2357
  • Juara V Meriska, nomor dada 1007 utusan Kabupaten Donggala, dengan kecepatan waktu 56.2321
    Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah, Nizar Rahmatu sebelum menyerahkan piagam dan bonus kepada pemenang lomba lari 10K mengatakan, ada beberapa hasil pengamatan KONI Sulteng.
    Untuk atletik hari ini kata dia, sudah terjadi pemantauan ketat terhadap program Sulteng Emas yaitu program Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura untuk menuju Pekan Okahraga Nasional (PON) 2024 di Provinsi Aceh Sumatra Selatan
    “Harapan saya, agar para atlet jangan berpikir di PON dulu, tetapi bagaimana berpikir di Pra PON terlebih dahulu untuk tahun 2023,” ujarnya.
    Lanjut Nizar mengatakan, bahwa ia selaku Ketua KONI Sulteng tetap berusaha agar tetap digelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng nantinya.
    “Insya Allah Porprov tahun 2022 tetap kita laksanakan. Tetap semangat, yang belum mencapai 5 besar jangan berkecil hati dan kuncinya adalah latihan,” pesannya.
    Nizar mencontohkan kepada sang peraih juara I lari 10K Tinombo yakni, Noveldi Patingko yang juga pernah meraih medali perak mewakili Sulteng di PON Papua baru baru ini. Nizar mengatakan, semua itu diraihnya tidak semudah membalikan telapak tangan.
    Ia menuturkan, Noveldi merupakan salah satu karyawan di Poso Energi dan jarak tempuh dari rumah Noveldy ke Sangire atau ke kantor Poso Energi 4 kilo meter, dan setiap hari dilakoninya dengan cara lari, begitupun pulangnya.
    “Ini tidak manja, beliau (Noveldy) terus berlari setiap hari dari rumah ke kantornya, dan Alhamdulillah dicapailah prestasi itu puncaknya di PON Papua, dan Insya Allah PON kedepan kami targetkan beliau di 2 nomor untuk meraih medali, mudah mudahan yang lain menyusul,” tutur Nizar.
    Selain Noveldy kata Nizar, ada juga dari TNI angkatan darat juara III di 10K Tinombo, dan sang TNI itu kata Nizar, sering keluar Negara, dan hari ini baru ditemukan di Tinombo.
    “Yang pelari dari TNI punya potensi dan pernah meraih perunggu. Kalau di cabang olahraga atletik masuk 5 besar itu sudah luar biasa sekali,” katanya
    Nizar menambahkan, hari ini pukul 14.00 WITA di Tinombo akan dilaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) atletik untuk memilih calon pemimpin atletik Sulawesi Tengah. Dan sepertinya, jika melihat bocoran semua kabupaten mau meminta Faidul Keteng sebagai nahkoda atletik Provinsi Sulawesi Tengah.
    “Insya ditangan Faidul Keteng pembinaan prestasi atletik di Sulteng lebih baik lagi,” harapnya.
    Nizar juga mengimbau khusus kepada Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong, Alina Deu, Ketua KONI Parigi Moutong Faisan Badja dan Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Parigi Moutong Mawardin agar atletik di Parigi Moutong terus ditingkatkan.
    Ia berharap, ada atletik putra masuk minimal di 5 besar. Untuk atletik putri ada 2 orang putri Parigi Moutong masuk 5 besar, dan itu kata dia harus terus dibina. Kemudian, ada lagi atletik putri usia 10 tahun kelas 5 SD mampu mencapai finish di 10K untuk tidak dipaksakan. Sehingga, kedepannya diberikan ruang untuk ikut lari di 5 kilo meter.
    “Anak kecil asal Parigi Moutong tadi saya lihat luar biasa, mampu mencapai finish di 10 kilometer. Hanya saja tidak masuk dalam 5 besar. Kepada pemenang saya ucapkan selamat. Mari kita bersama-sama membuat sejarah baru terhadap dunia olahhraga di Sulawesi Tengah,” ucapnya. (*/asw/paluekspres)

Pos terkait