Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sejumlah Pos Belanja Pemda Donggala Bakal dikurangi, Alasannya…

DONGGALA, PE – Pemilihan Kepala Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kabupaten Donggala bakal digelar pada 2018 mendatang. Berkenaan dengan itu, DPRD Donggala pun mulai mengalokasikan dukungan anggaran melalui APBD.

Ketua DPRD Donggala M Yasin, mengatakan, saat ini pihaknya bahkan telah mengalokasikan sejumlah dana untuk dukungan terhadap hajatan lima tahunan itu. Pada 2017, DPRD Donggala bahkan telah mengalokasikan dana untuk kepentingan sosialisasi. Namun sosialisasi ini tidak melekat di KPU melainkan di Kesbangpol.
“Kita lihat tupoksinya lebih mengarah ke Kesbangpol, jadi kita lekatkan di sana dananya,’’ ungkap Yasin di ruang kerjanya, Senin (13/3).

Mengingat pelaksanaan Pilkada yang masih setahun lagi, pihaknya mengalokasikan dananya secara bertahap. Nanti setelah anggaran sosialisasi rampung, pada APBD Perubahan 2017 kembali akan dialokasikan.

Bahkan pada APBD 2018 yang dibahas pada akhir 2017, dana dukungan Pilkada akan kembali dialokasikan. Masih menurut Yasin, karena besarnya dukungan anggaran untuk pesta demokrasi itu, ia memastikan akan ada sejumlah pos belanja yang dikurangi. Kecuali gaji, akan ada belanja yang dikurangi.

Namun ia menjamin, tiga sektor yang berkaitan dengan infrastruktur dasar tidak akan terkena pengurangan, yaitu, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Tiga hal ini tidak boleh dikurangi, karena tiga sektor ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika dikurangi akan memengaruhi pelayan pada sektor vital tersebut,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala mengusulkan anggaran biaya untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Donggala pada 2018 sebesar Rp30,45 miliar.

Seperti yang dikemukakan  Ketua KPU Donggala, Mohamad Saleh pihaknya  mengusulkan anggaran biaya untuk pelaksanaan Pilkada Donggala 2018  sebesar Rp30 M lebih.

Anggaran terbesar untuk honor penyelenggara, berkisar 40 persen. Kemudian sisanya untuk biaya logistik, bahan kampanye dan alat peraga kampanye.

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital