Pemungutan PBB Masih Diperhadapkan Beragam Masalah

  • Whatsapp

PARIMO, PE – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Parigi Moutong menggelar penyerahan surat pemberitahuan  pajak terhutang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan ( SPPT PBB-P2) tahun 2017 di lingkungan Pemerintah  Kabupaten Parimo di gedung lantai II Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut dibuka dengan resmi oleh Bupati Parimo yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr. Agus Suryono Hadi.

Bacaan Lainnya

Bupati dalam sambutannya mengatakan sejak diserahkan ke daerah, proses pengelolaan PBB-P2 di Kabupaten Parimo masih diperhadapkan oleh berbagai persoalan, di antaranya tata kelola pemungutan PBB-P2, rasionalisasi penetapan nilai jual objek pajak (NJOP) yang disesuaikan dengan adanya pertumbuhan ekonomi dan perubahan nilai pasar, basis data wajib pajak yang belum akurat sehingga pemetaan dan pemutakhiran data objek pajak terus dilaksanakan secara bertahap.

Selain itu,  adanya mutasi/penghapusan objek pajak yang harus dilakukan dengan sangat teliti serta persoalan lain mengenai pemungutan PBB-P2 yang ada di wilayah Kabupaten Parimo.

“Walaupun dihadapkan dengan berbagai masalah, target PBBB-P2 yang ditetapkan pemerintah daerah mengalami kenaikan setiap tahunnya”ujar Bupati.
Bupati menambahkan, dua tahun terakhir ini,  penerimaan pajak melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Parimo.
Tahun 2015, target PBB-P2 ditetapkan sebesar Rp2,5 Miliar dan realisasinya mencapai Rp2,853 Miliar atau persentasenya  mencapai 114,12 persen atau melampaui target yang ditetapkan.
Selanjutnya pada tahun 2016,  target PBB-P2 sebesar Rp3,150 Miliar dan realisasi sebesar Rp3,201 Miliar dengan persentase mencapai 101,63 persen atau melampaui target.

Olehnya, Bupati menghimbau kepada seluruh pimpinan SKPD agar dapat menyampaikan kepada seluruh jajaranya yang juga merupakan bagian dari wajib pajak, untuk melaporkan tanah atau bangunan di wilayah Kabupaten Parimo. Baik milik pribadi ataupun orang lain yang belum memiliki SPPT PBB dengan cara mengisi formulir surat pemberitahunan objek pajak (SPOP).

Ketua panitia Drs. Mahfuz Usman melaporkan bahwa kegiatan penyerahan SPPT PBB-P2 dapat mencapai sasaran seluruh wajib pajak baik yang ada di kabupaten maupun kecamatan dan desa untuk berpartisipasi dalam membayar pajak, sehingga dapat membangun perekonomian Kabupaten Parimo disektor pendapatan.

Usman menambahkan bahwa jumlah penyerahan surat pemberitahuan  pajak terhutang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan ( SPPT PBB-P2) tahun 2017 yang akan diserahkan di 23 kecamatan sebanyak 162.187 wajib pajak dengan target PBB-P2 yang ditetapkan tahun 2017 sebesar Rp3,500 Miliar dan jatuh tempo pembayaran PBB-P2 adalah 30 September 2017.

(humas pemkab parimo)

Pos terkait