Pemkab Parimo Gelar Konsultasi Publik Penyusunan KLHS

  • Whatsapp
Sekab Parimo, Zulfinasran saat membuka kegiatan konsultasi publik penyusunan KLHS, Kamis (30/11/2023). Foto: Aswadin/Palu Ekspres

Parigi Moutong, PaluEkspres.com– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan konsultasi publik tahap dua tentang penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang akan dituangkan dalam Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kabupaten tahun 2025-2045, Kamis (30/11/2023), di hotel Anutapura, Parigi.

Sekretaris Kabupaten, Zulfinasran saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan ini mengatakan, penyelenggaraan KLHS memiliki tujuan dan objeknya antara lain, untuk mengintegrasikan pertimbangan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan melalui penyusunan kebijakan, rencana dan program.

Selanjutnya, untuk menjamin agar penyusunan kebijakan, rencana, program dirumuskan berdasarkan pertimbangan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, untuk membangun wahana sinergi dan kerjasama berbagai kepentingan sektoral dan kewilayahan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Melihat begitu pentingnya kegiatan ini, saya berharap khususnya kepada tim penyusun RPJPD agar dapat Bersama- sama untuk segera mengintegrasikan hasil KLHS ke dalam dokumen RPJPD,” ujarnya.

Ia meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup agar segera menyiapkan kelengkapan administrasi dan instrument- instrumen yang dibutuhkan pada saat pengajuan validasi dokumen KLHS ke Gubernur Sulawesi Tengah untuk mendapatkan rekomendasi.

Zulfinasran menjelaskan, RPJPD Kabupaten Parigi Moutong tahun 2025-2045 merupakan dokumen perencanaan yang substansinya memuat visi, misi, dan arah pembangunan daerah serta merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Penyusunanya, dilakukan secara terencana, bertahap dan sistematis yang didasarkan pada kondisi, potensi, proyeksi sesuai kebutuhan dalam kurun waktu 20 tahun,” jelasnya.

Dalam tahapan penyusunan tersebut kata dia, salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian adalah, dampak pada lingkungan yang mungkin timbul pada saat pelaksanaan program maupun dampak lanjutanya.

Hal tersebut harus menjadi pertimbangan, mengingat pembangunan yang dikehendaki adalah, pembangunan yang mendukung pengembangan pembangunan berkelanjutan.

Pos terkait