Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kronologi Polisi Rampok Uang Bank Rp10 Miliar

Di beberkan Rachmat, korban sempat beberapa kali melihat melalui celah lakban dan mengetahui kendaraan berbalik arah menuju Banjarmasin. Ini diyakini korban karena melihat Bandara Syamsudin Noor, dan melewati Bundaran Liang Anggang, serta suara bunyi kendaraan besar yang melintas.

Korban pun beberapa kali mendengar kegiatan para pelaku. Sekitar 15 menit setelah bergerak ke arah Banjarmasin, pelaku turun keluar dari mobil. Kemudian, obrolan telepon Jumadi yang beberapa kali menyatakan bahwa tempatnya masih ramai. Pelaku beberapa kali mengeluarkan uang dari bagasi belakang yang diduga dipindah ke kendaraan lain.

Mengibuli agar aparat tak dapat mengendus, pelaku cukup pintar. Para korban ditinggalkan di Jalan Trikora, Banjarbaru. Sedangkan mobil yang membawa mereka dari Tabalong ditinggalkan di Jalan Gubernur Subarjo, atau Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin. “Setelah itu pelaku berpencar, ada yang ke Banjarbaru, ada pula ke Tabalong,” terang Rachmat.

Kapolda terlihat geram dengan kasus ini. Jenderal bintang satu ini dengan tegas meminta untuk tidak diinisialkan pelaku Jumadi ini.

“Biasanya didor, kami juga perintahkan untuk dipecat. Tentu setelah perkara utamanya selesai melalui sidang kode etik,” ucapnya.

Dia juga menyayangkan terjadi kesalahan SOP terkait pengawalan yang tak menggunakan surat tertulis. Seharusnya ketika meminta pengawalan untuk pengambilan uang yang besar tak hanya lewat telepon. “Ini menjadi pembelajaran, dan akan saya evaluasi,” tegas Rachmat.

Lalu, kapan sisa uang hasil rampokan tersebut diungkap? Kapolda mengaku masih mengembangkan kasus ini. “Untuk uang sisanya, ini masih dikembangkan. Kami masih memang belum periksa lebih mendalam, dan ini akan dikembangkan di mana uang sisanya,” tegasnya.

Head Area Bank Mandiri Banjarmasin, Adi Mulya mengapresiasi gerak cepat polisi yang berhasil mengungkap kasus ini kurang dari 1×24 jam. “Ini tentu menjadi prestise tersendiri. Kami sangat berterima kasih sekali,” ujar Adi. Dia menyatakan, besaran uang yang dirampok pelaku sebesar Rp 10 miliar. “Uang asing tak ada. Semua uang pecahan Rupiah,” ungkapnya. Keterangan ini berbeda dengan adanya pecahan USD 100 sebanyak USD 25 ribu.

(mof/ma/dye)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital