Senin, 18 Mei 2026

Lulusan SMA Masih Dibutuhkan

RASIONALISASI PNS – KemenPAN-RB berencana akan merumahkan pegawai dengan ijazah SMU ke bawah. kebijakan ini efektif berlaku 2017 mendatang. (DOK/PE)

Pemkot Tunggu Regulasi Pensiun Dini ASN
PALU, PE –  Wacana rasionalisasi pegawai negeri sipil (PNS) yang digagas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dipastikan membuat sejumlah ASN ketar ketir. Berdasarkan data Dinas Badan Kepegawaian Daerah Kota Palu, jumlah ASN yang berijazah SD, SMP dan SMA mencapai 2.263 orang. Total pegawai Pemkot saat ini hingga Desember 2015  sebanyak 8.334. Jumlah ini sesuai dengan data yang masuk dalam sistem pendataan ulang pegawai negeri sipil secara elektronik (PUPNS). KemenPAN-RB memang menyasar ASN dengan ijazah SMA kebawah untuk di rumahkan. KemenPAN-RB menyebut, kebijakan ini akan berlaku  efektif pada 2017 mendatang.

Namun rencana  itu ungkap Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Informasi Kepegawaian BKD Palu, Amir, baru sebatas beredar di media massa. ”Secara resmi kami belum dengar rencana ini. Pemberitahuan dalam bentuk surat edaran pun belum kami terima,” kata Amir, kepada Palu Ekspres, Jumat 11 Maret 2016. Amir berpendapat, pada prinsipnya pemerintah daerah akan mematuhi seluruh instruksi pemerintah  pusat, asalkan kebijakan itu telah melalui kajian yang matang.

Namun terkait dengan rasionalisasi ASN berijazah SMU kebawah, Amir belum sepenuhnya sependapat. Pasalnya hemat Amir, pegawai yang lulusan SMU ke bawah relatif masih dibutuhkan untuk sejumlah pekerjaan lapangan. Seperti misalnya penjaga sekolah, pengantar surat, penjaga kantor serta tugas-tugas lain diluar program yang bersifat teknis. “Itu pasti masih kita butuhkan. Nah, kondisi itu apakah sudah dikaji secara matang oleh  pemerintah pusat,” katanya.

Sejauh ini  pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dalam pelaksanaan pensiun dini PNS tersebut.

Alasan utama pemerintah menjadikan PNS lulusan SMU kebawa menjadi target rasionalisasi adalah soal kulaitas. Kualitas PNS lulusan SMU ke bawah dinilai masih banyak yang di bawah standar kompetensi. Menurut Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, terdapat 39 persen PNS yang kemampuannya di bawah rata-rata. Karena itu, mereka menjadi target rasionalisasi PNS.

Saat ini, jumlah PNS pusat dan daerah mencapai 4,517 juta. “Target rasionalisasi adalah PNS yang pendidikannya SMA, SMP, dan SD. Selain pendidikannya  rendah, kompetensinya juga kurang,” kata Setiawan, Minggu (28/2). Dia menyebutkan, PNS di instansi daerah yang lulusan SMA sebanyak 26,5 persen. Sedangkan SMP  serta SD masing-masing 1,9 dan 1,2 persen. Sementara itu, PNS lulusan SMA di pusat mencapai 26,3 persen. Sedangkan lulusan SMP serta SD mencapai 1,8 dan 1,1 persen. “Target pemerintah, yang menjadi PNS minimal lulusan diploma. Saat ini jumlah PNS daerah yang mengenyam pendidikan diploma 23 persen dan 13,9 persen di pusat,” tambah Setiawan.
Untuk lulusan S1, PNS daerah sebanyak 43,9 persen. Sedangkan di pusat mencapai 42,4 persen. Sementara itu, PNS lulusan S2 di pusat sekitar 13,2 persen. Sedangkan daerah mencapai 3,5 persen. Di sisi lain, lulusan S3 untuk PNS pusat 1,26 persen dan daerah 0,03 persen. (mdi) (esy/jpnn)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem