Rabu, 12 Agustus 2026

Mustar Tidak Keberatan Disebut ”Ban Serep”

BERSAHAJA – Wakil Bupati terpilih Mustar Labolo memberikan keterangan terkait prioritas pembangunan di Kabupaten Banggai. Siang ini, Herwin – Mustar menjalani pengambilan sumpah oleh Gubernur Longki Djanggola. (KIA/PE)

Tiga Bulan Pertama Tuntaskan, Petani, Nelayan dan Pelayanan KTP

PALU, PE – Wakil Bupati Banggai terpilih Mustar Labolo yang akan dilantik siang ini di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur, menjamin dirinya tidak mempermasalahkan jika jabatan wakil bupati yang disandangnya, disebut sebagai posisi ”ban serep”. Istilah ini muncul di tengah fenomena banyaknya kepala dan wakil kepala daerah yang yang tiba-tiba ”berpisah” hanya karena arah kepentingan yang tak lagi sejalan.

Ditemui di kediamannya di BTN Lasoani, Selasa, 7 Juni 2016, Mustar mengaku istilah ban serep walau tidak sepenuhnya tepat, tetapi ia bisa menerima istilah itu disematkan pada dirinya. Wakil Bupati katanya memang bertugas mewakili bupati jika bupati berhalangan. Sekaligus pada saat yang bersamaan menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai yang diatur dalam undang undang.

Setidaknya, ada beberapa tugas wakil bupati yang harus dijalankan,  misalnya,   membantu kepala daerah dalam mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah,  menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup.

Kemudian,   memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan, kelurahan dan/atau desa bagi. Memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah dan  melaksanakan tugas dan kewajiban pemerintahan lainnya yang diberikan oleh kepala daerah.

Dari rangkaian tugas tugas itu, sambung Mustar sebenarny sudah cukup berat . ”Bagi saya pribadi ini saja sudah tanggungjawab besar, untuk apa melakukan manunver politik yang kontrapruktif terhadap daerah dan rakyat,” lugas Mustar. Ia menjamin selama menjalankan tugas sebagai wakil bupati, dirinya akan tunduk pada undang-undang dan perintah bupati.

”Jangan dibuat spekulasi akan ada manuver politik macam-macam misalnya, menjelang akhir jabatan,” tegasnya. Jika diibaratkan anggota tubuh, jika bupati adalah kepala daerah, maka wakilnya adalah bahu kanan dan sekretaris daerahnya adalah bahu kiri. Ketiga organ tubuh ini saling menopang saling menguatkan. Jika satu di antara organ tubuh itu tidak sehat maka konsolidasi dalam metabolisme tubuh dipastikan terganggu.

Karena itu, di Sulawesi Tengah, ia mengambil pelajaran berharga dari dua pimpinan daerah yang menurutnya, patut diteladani. Kedua pasangan ini dinilai sukses menjalin relasi yang kompak, selaras jauh dari kesan kubu-kubuan atau saling jegal. 

Pasangan Gubernur/wakil gubernur Longki-Sudarto dan pasangan Bupati Morowali Anwar Hafid dan wakilnya Sumisi Marunduh, di mata Mustar patut menjadi contoh yang baik, bagaimana relasi dua tokoh itu dibangun. Mereka ini ungkap Mustar telah memberi pelajaran kepada politisi di daerah ini, bagaimana memimpin daerah dengan kebersamaan tidak ada perseteruan baik menjelang maupun sesudah pilkada.

”Saya inginnya pemerintahannya dengan Pak Herwin berjalan seperti itu,” ujarnya berkomitmen. Kunci dari semua ini kata dia adalah karakter kepemimpinan. Jika leadhersip kuat, maka kendala politis dan psikologis semacam itu bisa dipinggirkan. Lebih jauh deklator PBR Sulteng, ini menambahkan, sesuai dilantik mereka sudah dikejar agenda penting, terkait visi misi mereka. Pada tiga bulan pertama, duet Winstar ini, akan fokus pada tiga bidang.

Pendidikan, pelayanan kesehatan dan pelayanan KTP. Di sektor pendidikan, pemerintahannya akan memastikan tidak ada pungutan liar yang memberatkan orang tua dan calon siswa. Selanjutnya, pelayanan kesehatan juga demikian.Pelayanan kesehatan yang mudah dan bisa diakses semua warga adalah program pasangan Winstar yang akan digenjot dan bisa terealisasi pada tiga bulan pertama pemerintahannya. Terakhir di bidang pelayanan KTP.

Ia masih kerap mendengar pelayanan birokrasi yang berkelok-kelok menyita waktu 2- 3 bulan membuat warga banyak mengeluh. Ia berharap dengan dukungan penuh DPRD setempat sejumlah agenda penting itu, bisa terlaksana secepat mungkin. Untuk tiga hal ini akan diidentifikasi apa masalahnya, sehingga eksekusinya bisa tepat sasaran. (kia)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia