Senin, 10 Agustus 2026

Walikota Larang Pungutan Bolehkan Sumbangan

Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2016/2017
PALU,PE – Walikota Palu Hidayat, tidak lagi mempersoalkan setoran sumbangan dari pihak orang tua kepada sekolah saat penerimaan siswa baru, bagi SMP dan SMA sederajat. Untuk mendukung kebijakannya ini, Walikota tidak menyebutnya sebagai pungutan dan sumbangan dari orang tua siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Sadly Lesnusa mengemukakan, pendanaan sekolah pada prinsipnya diatur dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003. Dalam regulasi itu disebutkan bahwa pendanaan sekolah berasal dari tiga sumber yaitu APBN, APBD dan masyarakat.

”Pungutan maupun sumbangan memang disebutkan dalam regulasi itu. Namun kini Pak Walikota menghapus pendanaan sekolah dari sumber pungutan itu,” jelas Sadly, belum lama ini.
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 44 tahun 2014 kata Sadly, juga mengatur yang namanya pungutan dan sumbangan. ”Hanya saja memang, pungutan berlaku bagi sekolah swasta dan sumbangan bagi sekolah negeri,” jelasnya.

Mekanisme pendanaan sumbangan menurutnya tak bisa dihilangkan. Itu karena jelas memiliki payung hukum. Namun Sadly menekankan, bahwa dalam mekanisme permintaan sumbangan, pihak sekolah tidak boleh mematok nominal sumbangan tersebut.

“Tidak boleh dipatok besarnya. Kecuali ada sepakat melalui komite sekolah,”ujarnya. Dana sumbangan siswa ini urai Sadly, biasanya digunakan untuk membiayai kegiatan non akademik sekolah yang tidak terakomodir dalam Rencana Anggaran Pembiayaan Sekolah (RAPBS). Sebab Biaya Operasional Sekolah (BOS) maupun BOS daerah umumnya telah habis teranggarkan untuk kegiatan-kegiatan akademik sekolah. “Makanya pendanaan melalui komite inilah yang digunakan untuk biaya non akademik.

Seperti misalnya biaya O2SN dan lain-lainya diluar akademik,”jelasnya. Sadly pun menambahkan, permintaan sumbangan ini juga hanya dikhsuskan bagi orang tua siswa yang mampu dari sisi ekonomi. ”Keluarga yang tidak mampu itu, tak boleh dimintai sumbangan. Melainkan harus disubsidi oleh keluarga yang mampu,” tekan Sadly.

Pihaknya tambah Sadly juga telah mengirimkan surat kepada seluruh kepala sekolah. Surat itu intinya menyampaikan instruksi Walikota Palu Hidayat tentang larangan pungutan pada tahu ajaran ini. ”Kami juga meminta pihak sekolah segera menyusun RAPBS masing-masing untuk mendatkan informasi kebutuhan sekolah pada umumnya,” demikian Sadly.

Walikota Palu, Hidaya M Si dikonfirmasi, membenarkan kelonggaran sekolah untuk meminta sumbangan pada siswa. “Sudah kami konsultasikan bahwa sumbangan boleh tetap berjalan. Hanya saja nilainya yang kami atur agar sedapat mungkin, rasional, realistis dan proporsional. Tidak boleh ada patokan nilai sumbangan,”tegas Hidayat. (mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization