Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Usul Kurangi Intensitas Reses, Armin : Masyarakat Alergi Reses Anggota DPRD Palu

PALU EKSPRES, PALU– Setelah komposisi fraksinya komplit, DPRD Palu periode 2019-2024 melangkah ke agenda berikutnya, yakni  merevisi sejumlah aturan main dalam tata tertib (Tatib) DPRD Palu.

Dalam pembahasan revisi Tatib yang digelar lintas fraksi, Senin 16 September 2019, mencuat usulan untuk mengurangi intensitas pertemuan reses bagi setiap anggota.

Usulan itu dikemukakan Armin dari Faksi Gerindra. Armin berhemat, pertemuan dalam rangka menjaring aspirasi (Reses) sebaiknya dikurangi. Dari sebelumnya enam kali pertemuan menjadi tiga kali. Pola ini kata dia telah dijalankan di DPRD Donggala hingga DPRD Sulteng.

Menurut dia, masyarakat, sudah mulai jenuh dengan agenda kedewanan tersebut. Pasalnya, hasil penjaringan aspirasi kerap kali tidak ditindaklanjuti jajaran eksekutif. Bahkan sebagian masyarakat ia akui sudah alergi untuk hadir dalam reses anggota DPRD Palu.

“Masyarakat kini sulit dikumpulkan. Mereka ogah-ogahan ikut reses karena banyak yang tidak terealisasi,”ungkap Armin.

Namun demikian jelasnya, meski dikurangi menjadi tiga kali pertemuan, namun jumlah masyarakat yang hadir harus ditambah sesuai jumlah dua kali pertemuan. Dalam aturan yang ada, Reses sebut Armin digelar tiga kali dalam setahun. Dalam setiap masa reses dilaksanakan enam kali pertemuan konsituen selama hari kerja. Sementara dalam setiap kali pertemuan, jumlah masyarakat yang hadir sebanyak 70 orang

“Kalau kita kurangi jumlah pertemuan menjadi tiga kali, maka setiap kali pertemuan harus dihadiri 140 orang,”usulnya.

Namun sayangnya menurut Bayu dari pegawai Sekretariat DPRD Palu, hal itu sulit dilakukan. Paslanya nomeklatur mengenai jumlah pertemuan reses dan teknis di lapangan telah menjadi ketentuan baku

“Kami tidak bisa sembarang mengubah makna dari kalimat soal jumlah pertemuan ini. Karena itu telah menjadi ketentuan dalam perundang undangan yang berlaku,”demikian Bayu. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital