oleh

Wagub Pantau Lokasi Banjir Tolitoli

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Wakil Gubernur Sulteng Dr. H. Rusli Dg Palabbi, SH, MH melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tolitoli dalam rangka peninjauan lokasi banjir di Desa Bambuan, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli.
Tim rombongan Wakil Gubernur terdiri dari Staf Ahli Bidang Ekbang, Kepala BPJN Sulteng, Kasat Pol PP Sulteng, Plt. Kadis Kesehatan Sulteng.
Selain itu turut juga mendampingi pejabat Dinas Sosial Sulteng, pejabat Cikasda, pejabat BMPR dan pejabat BWSS Sulteng.
Tim rombongan Wagub bertolak dari kediaman Wagub, Jalan Swadaya Palu pada pukul 23.00 WITA dan tiba di Kabupaten Tolitoli pagi pukul 07.00 WITA, Sabtu (25/10/2020) dan langsung menuju ke lokasi banjir.
Kedatangan rombongan Wagub ke lokasi banjir mendapat sambutan hangat dari sejumlah pejabat, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Nampak hadir di lokasi bencana, para pejabat Pemkab Tolitoli antara lain, Plt Sekkab Tolitoli, Kadis Perkimtan, Kadis Pertanian, Kadis Sosial, Asisten 1, Kasat Pol PP, Pj. Kesehatan, anggota DPRD, Camat Lampasio, Kades Ogomatana dan pejabat Tolitoli terkait lainnya.
Pj. Sekab Tolitoli Moh Asrul Bantilan didampingi Camat Lampasio Moh. Rivai SH dan pejabat terkait lainnya kepada Wagub menyampaikan salah satu pemicu terjadinya banjir akibat jebolnya tanggul Pilado sepanjang 25 meter.
Akibatnya, saat terjadi hujan deras terjadi luapan pada lima sungai yakni, Sungai Basidondo, Labonu, Kayu Lompa, Salugan, Basi yang kesemuanya bermuara di Sungai Maraja.
Selain itu, sebagian areal ruas jalan di Kecamatan Lampasio berbentuk palung mengakibatkan terjadinya genangan air di saat hujan deras yang bisa berdampak kepada 300 KK yang bermukim di lokasi itu. Bahkan, beberapa hari yang lalu terjadi banjir yang mengakibatkan kendaraan tidak dapat lewat.
“Sebagian warga kemudian berinisiatif membuat rakit untuk membantu para pemilik kendaraan yang terjebak untuk menyeberangkan kendaraannya,” kata Asrul Bantilan.
Menanggapi hal itu, Wagub didampingi Kepala BPJN dan pejabat Cikasda serta peabat BWSS Sulteng memberikan beberapa solusi.
Normalisasi sungai, penimbunan jalan secara bertahap, pemasangan box merupakan beberapa alternatiftif yang diusulkan Wagub . Dan, untuk mendapatkan data dan informasi yang lebih akurat, serta mendetail Wagub Rusli meminta kepada pejabat BWSS dan BPJN serta Cikasda melakukan pemantauan serta pengecekan lebih mendetail.
Wagub didampingi Plt. Dinas Kesehatan Sulteng serta pejabat Dinas Sosial selanjutnya menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan kepada korban bencana banjir yang diterima secara simbolis oleh Camat Lampasio. Penyerahan tersebut disaksikan oleh para pejabat dan masyarakat sekitar.
Wagub berharap masyarakat yang tertimpa bencana banjir agar bersabar serta menjalankan aktivitas sebagaimana biasanya. (**/fit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed