Sabtu, 16 Mei 2026

Ketika Mentan Amran Membakar Semangat Ribuan Alumni ITS

Oleh Agus Muhammad Hatta (Wakil Rektor IV ITS)

Seharusnya, siang itu, 9 November, Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman sudah di dalam pesawat. Kembali ke Jakarta.

Tapi, beliau batal pulang.

Rupanya, beliau “jatuh hati” pada ITS.

Kunjungan ini memang khusus. Beliau datang sebagai anggota terpilih untuk Majelis Wali Amanat (MWA) ITS periode 2026–2031. Dari unsur masyarakat. Ini seperti kunjungan ke “rumah baru”-nya.

Acara pertama, impulsif. Tanpa diagendakan. Beliau meninjau Taman Buah yang baru ditanami pagi itu. Lebih dari 2.000 pohon buah ditanam sivitas ITS.

Lanjut. Beliau mampir ke Galeri Riset Inovasi Teknologi (GRIT) ITS. Melihat “jagoan-jagoan” kampus. Ada jagung hibrida, olahan sorgum, sampai motor trail listrik. Siap untuk pertanian.

Selesai melihat, beliau langsung masuk acara kedua. Diskusi dengan para peneliti alat mesin pertanian. Beliau bawa tim lengkap. Staf khusus dan tenaga ahlinya.

Di forum itu, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati memaparkan potensi ITS untuk sektor pertanian.

Pak Menteri Amran mendengarkan. Selesai. Lalu, beliau langsung memberi tantangan.

“ITS harus bisa wujudkan mesin tanam otomatis,” ujarnya. “Juga traktor perahu dan sejenisnya.” Beliau menantang karena tahu ITS bisa.

Acara ketiga, diskusi dengan para guru besar ITS.

Pak Amran adalah sosok lengkap. Akademisi, pengusaha sukses, dan kini birokrat. Beliau “gemas” dengan kondisi para peneliti di kampus.

“Penyakit kita,” katanya, “berhenti di publikasi Scopus.”

Para peneliti dan dosen, kata beliau, tidak berani mengambil langkah komersialisasi. Takut. Dan seringkali, risetnya tidak ditekuni sampai tuntas.

“Tuntas, unggul, dan bisa komersial!” tegasnya.

Beliau justru melempar ide radikal. “Konglomerat itu seharusnya lahir dari peneliti di kampus,” serunya.

Peneliti punya ide brilian. Tapi ada syaratnya. Ide itu harus “masuk ke ruang kosong”. Sesuatu yang belum banyak dipikirkan orang. Dan, tentu saja, merupakan kebutuhan masyarakat.

Para peneliti juga jangan merasa jadi yang paling pintar. Perlu kolaborasi. Perlu keberanian.

Beliau mencontohkan dirinya. Ia butuh 13 tahun! Menekuni riset dan komersialisasi racun tikus. Mereknya: TIRAN. Singkatan dari: Tikus Diracun Amran.

Riset 13 tahun itu yang mengantarnya jadi pengusaha sukses. Bukan instan.

“Tidak ada kata terlambat untuk memulai,” tambahnya. “Banyak cerita sukses bahkan dimulai dari umur 60 tahunan.”

Ia berpesan khusus kepada Pak Rektor. Agar ITS menekuni pengembangan alat permesinan pertanian.

Karena “jatuh hati” pada atmosfer ITS itulah, jadwal ke Jakarta siang itu dibatalkan. Beliau memutuskan lanjut. Ikut acara keempat. Reuni Akbar Alumni ITS 2025.

Di dalam Graha ITS, lebih dari 2.000 alumni sudah menanti. Tentu, beliau langsung didaulat naik panggung.

Di depan ribuan alumni, pesannya jauh lebih tajam. “Gagasan tanpa action adalah nol!” serunya. “Sudah terlalu banyak narasi di negeri ini. Yang diperlukan adalah aksi!”

Beliau lantas cerita bagaimana Kementan menggenjot swasembada beras. Bagaimana mencetak sawah 1 juta hektar. Caranya? Orang dan sistem harus “dalam tekanan”.

“Dengan tekanan, kita bisa maju berprestasi secara cepat,” katanya. “Tidak ada santai. Perlu kerja keras.”

Beliau menantang alumni. “Jadilah pengusaha!” dorongnya. “Ciptakan lapangan pekerjaan. Ciptakan kebaikan bagi negeri ini.”

Lalu, beliau sampaikan hal menarik. Pesan utamanya. Ia sangat bangga dan mendukung karya anak bangsa.”Meskipun pada awalnya tidak sempurna,” katanya. “Kita dukung. Agar lebih baik.” Jangan minder dulu.

Lalu, Pak Menteri melakukan sesuatu yang tidak terduga. Buktinya. Beliau meminta alumni ITS pengusaha yang berkiprah di sektor pertanian untuk maju ke panggung.

Dan ini bagian terbaiknya. Para alumni itu tidak hanya diberi saran. Tidak hanya diajak diskusi. Beberapa dari mereka, hari itu juga, langsung diberi order!

“Saya beli produk pangan ini!” katanya, menunjuk satu produk.
“Anda buat mesin traktornya, saya transfer dananya,” tunjuknya ke alumni lain.
“Anda, bisa buat kapal tapi lebih murah? Nah, kalau ini bicara berdua, karena untuk bisnis saya, kita tindak lanjuti.”

Inilah aksi nyata. Bukan wacana.

Ternyata, “aksi” hari itu tidak berhenti di panggung. Setelah menantang para peneliti soal mesin tanam. Setelah memberi order langsung ke alumni. Pak Amran tidak mau gagasannya jadi nol.

Di akhir acara, ada “pengikat” resminya.

ITS, hari itu juga, langsung meneken MoU. Dengan siapa? Dengan Badan Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian. Beliau menyaksikan penandatanganan ini.

Itu. Badan yang pas mengurusi alat-alat yang beliau tantang di acara kedua tadi.

Pak Menteri tidak hanya melempar tantangan. Beliau siapkan jalannya. Tantangan membuat “traktor perahu” itu kini punya alamat yang jelas.

Kunjungan ini bukan sekadar menyapa atau hanya memberikan tantangan. Ini adalah pengikat.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem