oleh

Debat Kandidat, KPU Palu Libatkan 7 Tim Pakar

PALU EKSPRES, PALU – Debat kandidat Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu digelar Selasa 27 Oktober 2020 di Hotel Best Western Palu. Debat yang dikemas enam sesi ini bisa diakses melalui live streaming halaman Facebook KPU Kota Palu. Debat putaran pertama ini akan dimoderatori Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu, Dr Intam Kurnia M Si. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Untad ini memang kerap dilibatkan sebagai tim pakar baik ditingkat KPU Provinsi Sulteng maupun KPU Palu.

Ia juga pernah terlibat sebagai salah satu tim seleksi penjaringan Anggota Bawaslu Sulteng. Komisioner Perencanaan Data dan Informasi KPU Palu, Idrus mengemukakan, materi debat publik pertama antar Paslon Pilwakot telah disusun bersama oleh tim pakar. Adapun tim pakar yang terlibat dalam penyusunan materi debat publik antara lain, Muh.Yasin Nahar,  M. Ulil Hidayat, , Osgar S Matompo, Jamaluddin Mariadjang, Intam Kurnia, Mauled Moelyono dan Hardi Ligua.

Ia menjelaskan, materi debat publik putaran pertama akan mengangkat tema peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat. Dua tema ini selanjutnya akan dipertajam sebagai daftar pertanyaan pada para Paslon. “Kami tak bisa menginformasikan lebih detail seperti apa penajaman materi debat yang disusun tim pakar,”katanya.

Menurutnya, dalam enam sesi debat publik, dua sesi diantaranya akan diisi dengan penajaman tema debat. Semntara durasi waktu debat ditetapkan selama 120 menit. “Debat akan dibuka tepat pukul 15.30WITA,”kata Idrus, Senin 26 Oktober 2020. Sesuai jadwal, debat akan digelar sebanyak tiga kali. Debat pertama dijadwalkan Selasa 27 Oktober 2020 pekan depan. Kedua pada Rabu 11 November 2020 dan ketiga pada Sabtu 28 November 2020.

Pihaknya kata Idrus,juga telah menetapkan dua tema besar yang menjadi isu debat dalam masing-masing debat. Ada pun materi debat pertama adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian tema dalam debat kedua adalah memajukan dan menyelesaikan persoalan daerah. Sedangkan tema debat ketiga adalah menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, pemerintah provinsi dan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.

Selain tema diatas lanjutnya, juga akan ada materi  tambahan terkait dengan kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid 19. Pelaksanaan debat kandidat debat nantinya akan menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. Karena itu nantinya akan ada pembatasan akses publik dalam ruang debat. Sebagai gantinya agar publik tetap bisa mengakses jalannya debat, maka debat akan disiarkan langsung melalui streaming Facebook KPU Palu, serta disiarkan langsung TVRI dan RRI. (mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed