oleh

Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Emas Ilegal Buranga Parimo

PALU EKSPRES, PARIMO- Puluhan penambang di lokasi pertambangan emas ilegal di Dusun 6 Sao, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), tertimbun longsor, Rabu (24/2/2021) sekitar pukul  18.15 WITA.

Informasi sementara dihimpun media ini dari pihak kepolisian di lokasi kejadian, bahwa korban dilaporkan meninggal dunia yang sudah dievakuasi sebanyak tiga orang dan telah dijemput keluarga masing-masing. Sedang dua orang lainnya luka-luka kini dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Parigi.

Sementara, puluhan korban lainnya diperkirakan masih tertimbun material longsor. Dan rencana evakausi dilanjutkan pada pagi ini, Kamis (25/2/2021).

“Terkait kejadian ini kami sudah berkoordinasi dengan Pemda setempat dan BPBD sudah ada. Proses evakuasi tetap kami lakukan, namun kita lihat situasi di sini sudah gelap,” ujar Kapolres Parimo, AKBP Andi Batara Purwacaraka SH, SIK kepada wartawan di lokasi kejadian.  

Menurutnya, korban yang tertimbun material longsor belum bisa dievakuasi karena banyaknya air yang menggenangi lubang di lokasi kejadian tersebut.

Sehingga, petugas yang dibantu warga yang ada di lokasi berupaya melakukan pertolongan dengan cara menguras air yang menggenangi lubang lokasi pertambangan tersebut, guna memudahkan proses evakuasi.

“Untuk jumlah korban yang masih tertimbun itu belum bisa kami pastikan karena kami cari datanya dulu dan berapa masyarakat yang datang mencari keluarganya, jadi masih sementara pendataan,” ujarnya.

Mengenai lokasi pertambangan emas illegal tersebut, kata dia, pihaknya memastikan akan mengambil tindakan tegas. Pihaknya juga akan menyita puluhan alat berat yang ada di lokasi pertambangan.

Samdin, salah satu penambang dari Desa Sidole Barat, Kecamatan Ampibabo, yang melihat langsung insiden tersebut menuturkan kronolgis kejadian sekitar pukul  18.15 WITA,  tiba-tiba terjadi longsor dan langsung menimbun puluhan penambang yang sedang melakukan aktifitas.

“Saat kejadian tadi ada juga yang selamat mereka lari termasuk saya satu yang selamat,” kata Samdin kepada wartawan di lokasi kejadian. (asw/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed