oleh

Terungkap Aset Rp10 Miliar Hasil Kejahatan Narkoba di Palu

PALU EKSPRES, PALU- Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng mengungkap kasus sabu seberat 250 gram di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu pada Agustus 2020 lalu.

“Dari kasus ini (sabu 250 gram) kemudian terungkap kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Polisi Aman Guntoro, pada konferensi pers, Kamis (25/2) di Polda Sulteng.

Guntoro kepada media mengungkapkan, penangkapan pada 6 Agustus 2020 lalu dari rumah N (26) di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan  Tatanga, sebanyak 250 gram,  setidaknya menyeret nama DSN (46), warga BTN Lasoani Indah blok F2 dan ABS (45 th) warga Kerajalemba, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

“Tersangka N sempat buron dan berhasil ditangkap pada akhir Januari 2021 yang lalu, dari keterangan N inilah bahwa sabu 250 gram diperoleh dari DSN dan ABS,” ujarnya.

Hasil penyidikan terhadap ABS lanjutnya,  terungkap aset miliaran rupiah yang diduga merupakan hasil kejahatan narkotika dan telah dilakukan penyitaan. Aset tersebut berupa  2 unit home stay di Palu, 1 unit rumah mewah di Citra Land Palu, 1 unit rumah dan  1 unit Gudang di Kabupaten Sigi, 3 unit dump truck serta 3 unit kendaraan jenis APV, Honda Jazz dan Avansa dengan total kurang lebih Rp 10 Miliar.

Terhadap tersangka N dan DSN dijerat dengan UU Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun sampai hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 Miliar. Sementara tersangka ABS, selain dijerat UU narkotika, penyidik juga melapis dengan UU TPPU dengan ancaman 20 tahun dan denda Rp 10 Miliar. (***/bid/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed