oleh

Masih Sekolah, Tapi Dua Remaja Tanggung Ini Sudah Bobol 10 Sekolah

JOMBANG, PE – Aksi dua remaja yang berstatus pelajar ini benar-benar kebablasan. Mereka berulangkali mencuri di sepuluh sekolah di wilayah Jombang. Dari hasil kejahatannya itu, mereka berhasil mengambil dua buah laptop merk Acer, kamera digital merk Canon, sepeda motor Suzuki RC 100, dan handphone. Aksi mereka terhenti setelah ada laporan pencurian di SD Mundusewu, Kecamatan Bareng, Jombang.

Remaja bengal itu adalah Ni, 17, berstatus pelajar SMP di Jombang, warga Dusun Ngoro Kidul, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Sedangkan pelajar kedua, Abdul Ajis, 18, pelajar SMA, dari Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. ”Keduanya sudah berhasil kami  amankan, berikut sejumlah barang bukti hasil curian,” kata Kapolsek Bareng AKP Lely Bachtiyar, kepada wartawan Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (11/3).

Terungkapnya ulah kedua pelajar itu, kata Lely,  berawal dari informasi warga perihal tindak pencurian di SDN Mundusewu 1 Bareng, Sabtu (11/3). Begitu menerima laporan tersebut, sejumlah anggota jajaran Polsek Bareng langsung ke tempat kejadian perkara. Bersama warga, petugas berusaha melakukan pengejaran. Hanya selang setengah jam, salah satu pelaku berhasil dibekuk. ”Pertama kita amankan NI, namun rekannya, Agus berhasil melarikan diri dari kepungan,” imbuhnya.

Dari situ petugas menggelandang NI dan berhasil mengamankan Agus, yang sempat bersembunyi di Dusun/Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabpaten Mojokerto. Tanpa kesulitan, petugas berhasil membekuk pemuda kelahiran Gresik ini. Selanjutnya keduanya digelandang ke Mapolsek Bareng.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, kedua remaja ini bukan sekali saja membobol sekolah. Total, sudah ada sepuluh sekolah yang diobok-obok keduanya. ”Tiga TKP di wilayah Bareng serta tujuh TKP di wilayah Kecamatan Ngoro,” bebernya.

Dalam menjalankan aksinya, mereka terhitung cukup profesional. Beberapa perkakas yang digunakan saat beraksi diantaranya, dua buah obeng, sebuah tang, tongkat, martil, pisau serta sebuah linggis. Semua peralatan dan barang bukti kini  sudah diamankan polisi. ”Kasusnya masih kami kembangkan,” kata Lely, yang mantan Kasubbag Humas Polres Jombang ini.

(naz/bin/JPG/PE)

News Feed