Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Masih Sekolah, Tapi Dua Remaja Tanggung Ini Sudah Bobol 10 Sekolah

terdakwa korupsi

JOMBANG, PE – Aksi dua remaja yang berstatus pelajar ini benar-benar kebablasan. Mereka berulangkali mencuri di sepuluh sekolah di wilayah Jombang. Dari hasil kejahatannya itu, mereka berhasil mengambil dua buah laptop merk Acer, kamera digital merk Canon, sepeda motor Suzuki RC 100, dan handphone. Aksi mereka terhenti setelah ada laporan pencurian di SD Mundusewu, Kecamatan Bareng, Jombang.

Remaja bengal itu adalah Ni, 17, berstatus pelajar SMP di Jombang, warga Dusun Ngoro Kidul, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Sedangkan pelajar kedua, Abdul Ajis, 18, pelajar SMA, dari Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. ”Keduanya sudah berhasil kami  amankan, berikut sejumlah barang bukti hasil curian,” kata Kapolsek Bareng AKP Lely Bachtiyar, kepada wartawan Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (11/3).

Terungkapnya ulah kedua pelajar itu, kata Lely,  berawal dari informasi warga perihal tindak pencurian di SDN Mundusewu 1 Bareng, Sabtu (11/3). Begitu menerima laporan tersebut, sejumlah anggota jajaran Polsek Bareng langsung ke tempat kejadian perkara. Bersama warga, petugas berusaha melakukan pengejaran. Hanya selang setengah jam, salah satu pelaku berhasil dibekuk. ”Pertama kita amankan NI, namun rekannya, Agus berhasil melarikan diri dari kepungan,” imbuhnya.

Dari situ petugas menggelandang NI dan berhasil mengamankan Agus, yang sempat bersembunyi di Dusun/Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabpaten Mojokerto. Tanpa kesulitan, petugas berhasil membekuk pemuda kelahiran Gresik ini. Selanjutnya keduanya digelandang ke Mapolsek Bareng.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, kedua remaja ini bukan sekali saja membobol sekolah. Total, sudah ada sepuluh sekolah yang diobok-obok keduanya. ”Tiga TKP di wilayah Bareng serta tujuh TKP di wilayah Kecamatan Ngoro,” bebernya.

Dalam menjalankan aksinya, mereka terhitung cukup profesional. Beberapa perkakas yang digunakan saat beraksi diantaranya, dua buah obeng, sebuah tang, tongkat, martil, pisau serta sebuah linggis. Semua peralatan dan barang bukti kini  sudah diamankan polisi. ”Kasusnya masih kami kembangkan,” kata Lely, yang mantan Kasubbag Humas Polres Jombang ini.

(naz/bin/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital