Ketika Bupati Cantik Mendadak Ngomongin Kondom

  • Whatsapp
adv

MAKASSAR, PE – Usulan alat kontrasepsi atau kondom bergetar pada Musrenbang yang diusulkan oleh warga Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Usulan itu tentu saja langsung mendapat tanggapan pro-kontra dari berbagai kalangan dan ramai diperbincangkan oleh para nettizen di media sosial.

Bacaan Lainnya

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani angkat bicara terhadap hal ini. Menurutnya, usulan warganya yang menjadi skala prioritas di musrenbang tingkat Kecamatan Malangke itu.

“Ini harus di tindak lanjuti dan dibahas pada musrenbang tingkat Kabupaten. Itulah hakekat dari dilaksanakannya Musrenbang, sebagai wadah untuk menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Indah, Minggu (12/3).

Menurut Indah, pengkajian secara holistik antara dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan catatan sipil serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, wajib dilakukan.

“Bisa saja kebutuhan akan alat kontrasepsi dapat menjadi kebutuhan mendesak dan prioritas untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan perencanaan program kedepan,” jelas Indah.

Lewat usulan tersebut, Bupati Indah, menambahkan, masyarakat telah menyadari bahwa program pengendalian penduduk tidak kalah pentingnya dengan program pembangunan fisik lainnya.

Sebelumnya, masyarakat Desa Malangke, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, mengusulkan pengadaan kondom bergetar 200 bungkus.

Usulan tersebut diakomodir dan masuk dalam program prioritas usulan musrenbang tingkat kecamatan Malangke,  yang selanjutnya akan dibahas pada musrenbang tingkat kabupaten.

(Fajar/PE)

Pos terkait