Wagub Sulteng Minta DKP Bersinergi Menggenjot Kembali Produksi Perikanan

  • Whatsapp

Ekonomi Sulawesi Tengah (Sulteng) Triwulan (TW) I-2023 dibanding TW I-2022 (Y-on-Y) mengalami pertumbuhan sebesar 13,18 persen. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha kecuali konstruksi dan jasa keuangan dan asuransi yang terkontraksi masing-masing sebesar 2,75 persen dan 2,53 persen.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ma’mun Amir mengatakana, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah industri pengolahan sebesar 29,41 persen.

Sementara itu, dua lapangan usaha lainnya yang memiliki peran dominan yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan; serta pertambangan dan penggalian juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 1,84 persen dan 17,35 persen.

Data di atas menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menunjukkan pertumbuhan positif walaupun belum signifikan.

“Saya harap ini dapat menjadi perhatian untuk bapak/ibu yang mengampu bidang kelautan dan perikanan agar sektor ini terutama perikanan bisa tumbuh lebih besar lagi,” kata Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir mewakili Gubernur Sulteng pada sinkronisasi program kegiatan Bidang Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah dengan kabupaten/kota Tahun 2023 di Luwuk Banggai, Selasa malam (23/5/2023).

Ia juga berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi bersinergi dengan dinas perikanan kabupaten/kota dapat menggenjot kembali produksi perikanan di Sulteng, baik budidaya perikanan terutama rumput laut. Sebab, tahun ini produksinya turun pada dua kabupaten penghasil terbesar yaitu, Morowali dan Banggai Kepulauan.

Begitupula penangkapan dengan penerapan teknologi dan inovasi yang mumpuni dalam pencapaian misi ketiga yaitu, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan.

“Hal itu sebagaimana visi kita yaitu gerak cepat menuju Sulteng yang lebih sejahtera dan lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba menyampaikan, kegiatan sinkronisasi di Banggai yang dihadiri 13 kabupaten dan kota ini terlaksana atas kesepakatan bersama para kepala Dinas Perikanan kabupaten/kota bersama provinsi pada kegiatan sinkronisasi di Kabupaten Buol tahun lalu.

Pos terkait