oleh

Buka Turnamen Volly di Palu, Ini Pesan Setditjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat

PALU, PE – Sabtu tanggal 18 maret 2017, Setditjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat, yang juga selaku ketua PBVSI Sulteng melakukan kunjungan kerja di Kota Palu.

Dalam kunjungannya di samping inspeksi ke UPT Perhubungan Darat, juga meninjau kesiapan pansel kegiatan open turnamen bola volly peduli keselamatan jalan, yang akan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah malam ini.

Kegiatan ini digagas atas kerjasama PBVSI Sulteng dengan Direktorat Jenderal Pehubungan Darat Kementerian Perhubungan.

“Kegiatan ini sengaja kami buat sebagai wujud komitmen, keseriusan dan kepedulian dalam membina olah raga Bola Volly di daerah,” kata Hindro.

Ia mengatakan, salah satu tantangan di dunia transportasi darat adalah keselamatan yg rendah akibat disiplin pengguna dan penyedia transportasi darat yang rendah. Akibatnya perhubungan darat selalu mendapat cacian dan didemo, olehnya kedepan kita ingin perhubungan darat harus dibanggakan.

“Kalau sosialisasi dilakukan di sekolah orangnya terbatas. Tapi kalau dalam event olahraga tentu masyarakatnya heterogen, dan di olah raga sportivitas dan disiplin adalah kunci utamanya, olehnya saya berharap kegiatan ini bisa menjadi jembatan dalam membangun budaya disiplin dalam bertransportasi darat, aku Hindro yang juga mantan kadishub Sulteng,” kata Hindro.

Kalau di TNI dan Polri ada klub Sepak bola yg bisa dibanggakan, maka ia berkeinginan di Perhubungan ada Klub Volly di Proligga yang bisa dibanggakan.

Dalam kunjungannya di UPT Perhubungan Darat, Setditjen mengumpulkan seluruh pejabat dan staf Balai LLAJSDP Palu dan OPP Pagimanan.
Hindro mengatakan bahwa saat ini perhubungan darat telah berhasil membentruk 25 Balai Pengelola Transportasi Darat, yang nantinya menjadi perpanjangan tangan Dirjen phb Darat di daerah.

“Ini kita lakukan mengingat pelayanan transportasi darat harus didorong sesuai nawacita Bapak Presiden RI. Kedepan sarana dan prasarana transportasi darat harus dibangun sama di seluruh Indonesia dengan pelayanan sesuai SPM dan SOP. Pelayanan di terminal, pengujian berkala dan Jembatan Timbang harus dikelola secara profesional dan sesuai kompetensi di bidangnya masing masing, aku Hindro,” jekasnya.

Saat ini sudah dilakukan assessment para pejabatnya, dan dalam waktu dekat kita akan isi. Ia mencontohkan bahwa di pusat dalam bekerja tidak mengenal waktu, Sabtu dan Minggu pun harus piasami (piket sabtu minggu) untuk melihat kinerja aparat di daerah dan pelayanan transportasi di masyarakat.

“Saya minta kepada seluruh pejabat dan staf UPT di daerah juga sigap, tanggap, peduli dan serius dalam melayani masyarakat. Saya juga minta kepada petugas terminal dan jembatan timbang untuk betul betul melakukan pelayanan yang baik.” puntanya.

Hindro juga tak lupa menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo pada tanggal 17 Maret, mengingatkan kepada semua instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah agar selalu memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat.

“Saya ingatkan agar semuanya hati-hati. Layani dengan baik, layani dengan cepat karena yang namanya saber pungli itu bekerja,” kata Presiden di Pasar Hongkong Singkawang, pada Jumat malam (17/3).

“Untuk itu saya ingatkan Jangan urus yg bukan tugasnya. Saya sedih melihat ada oknum pegawai perhubungan yg masih melakukan pungli di jalan. kalau sampai saya tahu ada pejabat dan staf yang coba-coba bermain dalam pelayanan, maka saya akan tidak secara tegas,” tegasnya.

Hindro mengatakan, Dirjen Perhubungan Darat adalah mantan Polisi, beliau punya jaringan intelejen di seluruh Indonesia, jadi jangan dikira apa yang dilakukan di daerah tidak dimonitor.

“Olehnya saya pesankan mari kita bangun komptensi, komitmen, keseriusan dan kepedulian kita dalam menghadirkan tata kelola transportasi darat di pusat dan di daerah,” katanya.

(BNY)

News Feed