Minggu, 9 Agustus 2026
Opini  

M.A.N.D.A

BEGITULAH ia kerap disapa. Jamak pula ia dipanggil dengan Maria. Semua itu penggalan dari nama panjangnya Maria Amanda Yeane Sandipu. Begitu bila saya tak keliru. Sebagai sesama jurnalis, tentu saja, kami saling mengenal, meski tak kental. Perjalanan karir serta usia yang berjarak menjadi alasannya.

Saya mengenal Manda sebagai jurnalis yang diam dengan senyum yang menawan. Kami sama-sama anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Sejarah kami di AJI Palu berjarak satu dasawarsa. Saya menjadi satu dari tiga jurnalis AJI Palu yang menyeleksi Manda, lima tahun lalu. Simpulan kami: ia layak!

Persinggungan dengan Manda semakin dekat ketika ia bergabung dengan Harian Palu Ekspres (PE), empat tahun silam. Kini Manda adalah salah satu redaktur di harian itu. Di PE, saya bak seorang pembantu umum. Mulai dari menjaga halaman, menulis tajuk hingga menggelar klinik redaksi. Oya, saya juga terkadang menjadi Ombudsman di harian ini, tentu dalam skala yang minimal.

Manda kerap hadir dalam klinik redaksi saya. Kami berdiskusi mulai dari hal yang strategis hingga yang teknis belaka. Suaranya yang pelan tak menghilangkan gelora idealisme yang menggebu. Dia juga begitu rendah hati, sehingga kadang terkesan ia seorang jurnalis kemarin sore.

Jelas kesan itu keliru. Manda adalah seorang jurnalis perempuan dengan pengalaman yang bertumpuk. Liputan kejaksaan dan pengadilan adalah ladang garapannya bertahun-tahun, meski kini ia lihai dalam liputan perkotaan. Pengalamannya lengkap sebagai jurnalis.

Sebagai jurnalis, Manda seorang yang anti-kekerasan. Apalagi terhadap perempuan. Ideologi AJI memang dipegangnya erat-erat. Meski juga bukanlah seorang yang sempurna tanpa salah, juga khilaf.

Kehidupan rumah tangganya menjadi salah satu yang berjalan pincang, tak sempurna. Pertengkaran kerap dilaluinya. Air mata sering menjadi saksi keluhannya pada sohib atau pimpinan. “Ceraikan saja suamimu, Maria,” begitu kerap saran yang diberikan.

Manda menolak. Baginya, hanya kematian yang bisa memisahkan ia dari suaminya. Manda seorang Katolik yang taat. Ia menggenggam erat dogma ini apapun risikonya. Menceraikan suaminya tentu bisa menjadi solusi duniawi, tapi tidak bagi hatinya yang lembut. Manda betul-betul seorang Maria.

Hingga akhirnya, kabar itu datang Jumat (17/3) siang. “Maria meninggal,” suara di telepon mengabarkan. Saya tersentak kaget, dan tak percaya. Setelah memutus percakapan, saya menelepon kantor Harian PE. Konfirmasi saya dapatkan. Bahkan, adiknya, yang melapor, masih di ruang redaksi saat itu.

Kepada Manajemen PE sy meminta menemani adiknya melapor ke Kepolisian Sektor Palu Selatan. Saya juga mengirim pesan singkat kepada kawan di kepolisian ihwal ini. Harapannya, keadilan pada Manda segera mendapat jawaban awalnya.

Keadilan memang takkan membawa Manda kembali. Ia boleh jadi telah memeluk surga yang dirindukan. Keadilan justru untuk mencegah agar apa yang diderita Manda tak terjadi lagi. Dan, kami yang ditinggalkan, akan terus berjuang, menghapus kekerasan atas nama apapun itu.

Selamat jalan Manda. Kebaikanmu, dan senyummu yang indah abadi dalam kenangan kami.

(Amran Amier)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital