Pemprov Matangkan Event Sepeda Bertaraf Internasional di Palu

  • Whatsapp

PALU, PE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus bergerak mematangkan penyelenggaraan Tour De Central Celebes 2017. Event sepeda bertaraf internasional ini rencananya digelar 4 hingga 6 November 2017.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Ardiansyah Lamadsituju menyebutkan, sejauh ini tim Kementerian Olahraga (Kemenpora) RI bersama pihak event organiser dan organisasi persatuan sepeda tengah menyurvei lintasan yang akan dilalui rombongan pesepeda.

Bacaan Lainnya

“Setelah survei akan dilanjut penetapan jalur untuk kemudian di launching oleh pihak Kemenpora,”sebut Ardiansyah Lamadsituju, pekan lalu.

Penentuan jalan-jalan kabupaten yang menjadi jalur TDCC menurutnya dilakukan bersama Pemda setempat yang masuk dalam rute. Antara lain, Kabupaten Tojo Una-una, Poso, Parigi Moutong, Sigi dan Kota Palu.

Rencananya, setiap kabupaten kota akan menyuguhkan beragam pertunjukan dalam jalur yang dilalui pesepeda. Pemda menurutnya juga tengah mematangkan pertunjukan apa saja yang nantinya akan ditampilkan. Termasuk penyiapan lokasi wisata yang akan dikunjungi.

“Karena nantinya dalam setiap jalur itu akan ada pameran ataupun pertunjukan-pertunjukan seni tradisi masing-masing kabupaten.Bahkan rencananya pesepeda akan singgah bermalam disetiap kabupaten,”jelasnya.

Pihaknya pun kata Ardiansyah baru saja menandatangani MoU bersama Pemda setempat untuk mendukung penyelenggaraan TDCC.

“Kita menunggu semoga diawal bulan ini tim menuntaskan survei medan yang dilakukan teknisi dari PBSI dan pihak even organizer,”jelasnya lagi.

Terkait kepastian asal negara para pesepeda dalam even itu, Ardiansyah mengaku belum mendapat informasi detail. Namun informasi sementara, even ini akan diikuti sedikitnya 7 negara.

“Karena pihak even organizer dan komunitas saat ini masih terus melakukan koordinasi lintas komunitas pesepeda dari negara lainnya,”urai Ardhiansyah.

Rute lintasan TDCC rencananya mengambil lokasi star dari Kabupaten Tojo Una-Una. Kemudian menuju Kabupaten Poso, Parigi Moutong dan Sigi. Untuk selanjutnya mengambil posisi fhinis di Kota Palu.

(mdi/Palu Ekspres)

Pos terkait