Sabtu, 8 Agustus 2026

Hitler saja Takut Pakai Senjata Kimia yang Digunakan di Suriah

PALU EKSPRES, SURIAH – Mendung kelabu yang menghantui Kota Khan Sheikhoun, di Suriah, setelah serangan senjata kimia mematikan, membangkitkan kengerian penggunaan zat beracun itu saat perang. Senjata kimia yang diduga gas sarin itu adalah zat kimia yang dikembangkan oleh Nazi dan 26 kali lebih mematikan daripada sianida.

Meski belum dilakukan penyelidikan resmi namun simptom yang ditunjukkan korban, merujuk pada senjata kimia yang dibikin pada 1938 oleh ilmuan Jerman saat mereka sedang menyusun insektisida. Dikutip Daily Mail, ilmuan yang bertanggung jawab atas penelitian itu merasa gagal karena insektisida yang dihasilkannya tidak hanya membunuh serangga.

Tetapi juga manusia dan binatang lain bila digunakan di pertanian. Efeknya memang mematikan. Tidak perlu waktu lama untuk tewas setelah seseorang terpapar gas sarin. Namun, bagi Hitler, penemuan zat berbahaya itu menguntungkannya.

Dia pun memberi nama sarin untuk zat tersebut. Sarin diambil dari nama empat penemunya, Gerhard Schrader, Otto Ambros, Gerhard Ritter, and Hans-Jürgen von der Linde. Pada 1940, Waffenamt – badan senjata militer Jerman – mulai memproduksi sarin. Sebanyak sepuluh ton sarin diproduksi.

Jumlah yang bisa membunuh jutaan orang. Namun, Hitler tidak pernah menggunakannya. Dia takut memanfaatkan sarin setelah penasehatnya mengatakan kalau Barat, termasuk Inggris dan Amerika, punya suplay senjata kimia gas mustard yang jatuhkan ke Jerman sebagai balas dendam.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital