Pengungsi Senang Prabowo Rayakan Tahun Baru di Posko Batu Hula: Mudah-mudahan Terus Dibantu

  • Whatsapp
Momen Tahun Baru 2026 menjadi momen spesial bagi warga terdampak banjir di Posko Pengungsian Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumut.
Momen Tahun Baru 2026 menjadi momen spesial bagi warga terdampak banjir di Posko Pengungsian Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumut.

Tapanuli Selatan, PaluEKspres.com – Momen Tahun Baru 2026 menjadi momen spesial bagi ratusan warga terdampak banjir di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (31/12) malam datang mengunjungi sekaligus menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi dengan menonton film box office Tanah Air, Jumbo.

Terlihat ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak antusias mengikuti acara nonton bersama yang turut dihadiri Prabowo beserta jajaran menteri. Di sekitar posko, tim medis terus bersiaga di posko kesehatan, sementara anak-anak dihibur dengan pembagian mainan serta kehadiran badut berkostum tokoh kartun Donald Bebek dan beruang.

Salah seorang anak pengungsi, Sutio Ulina, mengaku sangat senang atas kunjungan Presiden ke posko pengungsian.

“Saya sangat senang atas kehadiran Bapak Presiden di sini untuk menjenguk para pengungsi dan memberi support kepada masyarakat yang jadi korban banjir,” kata anak yang bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan) itu.

Warga lainnya, Jaraimi Simamora, pemilik lahan yang kini digunakan sebagai Posko Pengungsian Batu Hula, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran fasilitas kesehatan di dekat lokasi pengungsian. Ia mengatakan posko pengungsian telah memberikan layanan sejak hari-hari awal bencana melanda dan terus siaga hingga saat ini.

Jaraimi pun mengaku bangga karena desanya didatangi Presiden. Ia berharap perhatian pemerintah kepada warga pengungsi terus berlanjut.

“Mudah-mudahan pengungsi dibantu sampai mereka punya rumah sendiri dan kebutuhan sehari-hari dipenuhi,” ujarnya.

Pengungsi lainnya, Nayla dan Artika, juga mengaku senang bisa merayakan malam tahun baru bersama Presiden. Keduanya berharap sekolah-sekolah yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan agar mereka bisa kembali belajar.

“Terima kasih sudah datang mengunjungi desa-desa terdampak bencana. Terima kasih atas bantuan-bantuan yang diberikan, dari posko kesehatan, makanan, dan sembako,” kata mereka bersemangat.

Siska, pengungsi asal Dusun Kampung Durian, Kecamatan Angkola Sangkunur, turut mengapresiasi pemerintah yang telah menyalurkan bantuan dan dana ke desa-desa terdampak agar segera pulih. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terdampak bencana terus berlanjut hingga benar-benar pulih.

Pos terkait