PALLU EKSPRES, PALU – Salah satu online marketplace terkemuka di Indonesia, Bukalapak memberikan peningkatan wawasan kepada para pelaku bisnis online di Kota Palu, melalui program Belajar Ngelapak Bersama Komunitas (BNBK), yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, 14-15 Juli 2018.
Community Manager Bukalapak, Mega Tri Agustina menjelaskan keberadaan komunitas Bukalapak sangat penting bagi perusahaan marketplace tersebut, untuk membantu memberikan gambaran kondisi ekonomi mikro, kecil dan menengah di daerah-daerah termasuk di Kota Palu. Selain itu, dengan adanya komunitas Bukalapak juga diharapkan dapat semakin memperluas jaringan pelapak di seluruh Indonesia.
“Tim internal perusahaan tidak mengerti bagaimana kondisi di daerah masing-masing. Makanya kita dibantu oleh para pelapak lokal yang bersedia menjadi koordinator di komunitas daerah masing-masing, karena mereka yang mengerti bagaimana kondisi UMKM dan pelapak di daerahnya. Dengan adanya komunitas bukalapak, kita ingin menjalin silaturahmi dan juga menjaga hubungan baik, serta tentunya teman-teman pelapak bisa mempromosikan jualannya,” tutur Mega.
Olehnya, melalui kegiatan BNBK diharapkan dapat memberikan wawasan kepada para peserta terkait bisnis online, serta diharapkan meningkatkan keterampilan demi mengoptimalkan bisnis para pelapak. Melalui BNBK, Bukalapak juga memberikan ruang kepada komunitas untuk berkreasi dalam menyelenggarakan kegiatan di masing-masing daerah.
“Kami sebagai tim bukalapak juga bisa memberikan kegiatan-kegiatan yang mengembangkan, baik dari sisi potensi serta penjualan mereka, agar produknya tidak hanya dijual secara offline dengan lingkup yang kecil. Karena dengan jualan online, tentunya lingkup mereka akan lebih besar dan peluang untuk dibeli lebih tinggi lagi,” jelasnya lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu, Setyo Susanto memberikan apresiasi terhadap program BNBK. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan salah satu misi Pemkot Palu yakni Kelurahan inovasi unggul dan mandiri berbasis iptek bagi kemandirian ekonomi kerakyatan, yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan usaha berbasis industri rumah tangga dan usaha mikro, serta pembinaan pelaku usaha mikro, kreatif dan inovatif.
Keberadaaan Komunitas Bukalapak kata Setyo, dapat memperkuat para pelaku ekonomi mikro, kecil dan menengah, berkaitan dengan bauran pemarasan 4P yakni Product (produksi), Price (harga), Place (lokasi) dan Promotion (promosi). Olehnya, kegiatan BNBK dibutuhkan sebagai tambahan pengetahuan terkait pengembangan etos pasar melalui digital.
“Bagaimana pemasaran melalui marketplace, serta kaitan-kaitan atau kiat pemasaran produksi melalui jaringan online, sehingga produk lokal Palu bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Setyo.
Selain itu, ia juga mengharapkan penerapan teknologi digital dapat membuka akses pasar, karena pemasaran secara online dinilai memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah minimnya pembiayaan.
“Kepada Bukalapak saya sangat mengapresiasi atas kedatangannya di Kota Palu, untuk berbagai informasi terkait dengan sistem ekonomi digital, Pemkot Palu membuka diri untuk melakukan kerja sama dalam peningkatan taraf hidup masyarakat Kota Palu,” tandas Setyo.
(abr/palu ekspres)






