Sabtu, 25 April 2026
Daerah  

Rumor Marantale Mengandung Nikel, Begini Jawaban Bupati Parimo

PALU EKSPRES, PARIMO – Bupati Parigi Moutong (Parimo) Samsurizal Tombolotutu mengimbau masyarakat Parigi Moutong (Parimo) untuk tidak mempercayai isu terkait adanya lokasi tanah mengandung nikel yang dilontarkan oleh oknum tertentu.
Lokasi tanah yang di maksud kata Bupati Samsurizal, saat ini lagi ramai dibicarakan dan tengah berkembang di masyarakat. Salah satunya yaitu, lokasi tanah yang berada di Desa Marantale, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong.
Padahal katanya, lokasi tersebut nantinya akan dibangun jalan sebagai jalur lintasan kendaraan-kendaraan yang mengangkut logistik menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.
Dengan demikian, Samsurizal juga mengingatkan aparat desa setempat untuk tidak membuat isu-isu yang  tidak bisa dipertanggungjawabkan, yang akhirnya membuat masyarakat menghayal.
“Kasihan masyarakat kita, dibuat menghayal tentang tanah di desanya. Masyarakat sudah menghayal karena mereka akan kaya mendadak, jika tanahnya yang kena jalur KEK akan dibeli karena di dalamnya terdapat nikel,” kata Bupati Samsurizal, Minggu (27/6/2021).
Padahal kata dia, terkait hal itu pihaknya telah menanyakan kepada Andi Mulhanan Tombolotutu selaku Direktur PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST), bahwa tidak benar adanya isu soal lintasan kawasan KEK Parimo itu ada nikel.
“Yang benarnya itu, adalah nikel dibawa dari Kabupaten Morowali yang rencananya akan melewati lintasan KEK jalur kebun kopi atau Marantale tembus di kawasan KEK Tawaili,” kata Bupati menirukan perkataan Mulhanan Tombolotutu. 
Olehnya, ia meminta masyarakat dan aparat desa untuk menaati aturan yang berlaku sesuai Keputusan Presiden (Kepres) nomor 34 tahun 2003 tentang kebijakan nasional di bidang pertanahan. 
“Saya minta kepala OPD terkait, untuk segera melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum. Supaya memproses oknum yang melanggar aturan,” tegasnya. (asw/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777