Minggu, 5 April 2026

Jokowi: Energi Kita Habis Hanya Untuk Saling Menghujat

Jokowi mencontohkan, sosok Elon Musk, yang telah mengeluarkan gagasan besar mengenai mobil futuristik Tesla, juga program SpaceX dan Hyperloop. Lalu sosok Jack Ma, yang memiliki inovasi bernama Alipay.
Sedangkan, sebagian bangsa Indonesia masih berurusan dan menghabiskan energi dengan demonstrasi, fitnah, menghujat, menjelekkan dan hal-hal tidak produktif lainnya.

“Betapa sistem-sistem aplikasi seperti itu, sangat berkembang begitu cepatnya, kita tiap hari energi kita habis untuk dema demo, dema demo, dema demo, dema demo. Tanya Kapolri, berapa ratus dana habis, untuk pengamanan mengerahkan pasukan. Inilah yang harus kita sadari, orang lain sudah berpikir SpaceX, Tesla, Hyperloop, Alipay, Paypal, kita masih urus urusan seperti itu,” tegas Jokowi.

Terkait perkembangan ini, Jokowi juga mengaku pernah menegur Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, yang mengurusi persoalan cantrang (salah satu alat penangkapan ikan-red), selama bertahun-tahun tapi tidak pernah selesai, sedangkan di negara lain telah mulai membangun sistem offshore aquaculture, atau budidaya ikan di tengah laut.

Olehnya, Jokowi menekankan, bahwa para mahasiswa dan anak-anak muda Indonesia, yang pintar-pintar, harus mulai diarahkan menuju gagasan-gagasan kemajuan tersebut, agar bangsa Indonesia tidak semakin tertinggal.

“Kita tahu mahasiswa-mahasiswa, anak-anak muda kita pintar-pintar. Inilah yang harus kita bawa, jangan semua mainnya ke politik, arahkan energi itu sebagian besar ke gagasan-gagasan besar, gagasan-gagasan ekonomi untuk sejahteranya bangsa ini,” ujar Jokowi lagi.

Dalam kunjungannya ke Palu, Presiden Jokowi ditemani beberapa pejabat tinggi negara lainnya, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. M Nasir, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, Ketua DPD RI, Oesman Sapta Oddang, dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian.

(abr/Palu Ekspres)