Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Peringati HPSN 2026, IMIP Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah

Peringati HPSN 2026, IMIP Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah
IMIP edukasi dan sosialiasi terkait dengan pengelolaan sampah di SD Dampala, SD Lalampu, SMPN 2 Bahodopi, serta pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Langala. Foto: PR IMIP

Morowali, PaluEkspres.com – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus memerlihatkan komitmen kuat kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud penerapan industri berkelanjutan. Sebagai pengelola kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir, IMIP turut serta dalam momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Rangkaian kegiatan HPSN 2026 di kawasan IMIP dimulai dengan edukasi dan sosialiasi terkait dengan pengelolaan sampah di SD Dampala, SD Lalampu, SMPN 2 Bahodopi, serta pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Langala.

Head of Enviromental Department PT IMIP, Yundi Sobur, mengatakan, dalam kegiatan HPSN 2026 kali ini, pihaknya lebih banyak menggelar di luar kawasan, terkait pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Sementara di Pulau Langala, IMIP melibatkan perwakilan tenant dalam kawasan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali, Dinas Pariwisata, KSM Ara Sinergi Berdaya, Pemerintah Desa Fatufia, dan Pengelola Wisata Pulau Langala.

“Kolaborasi multi pihak penting dilakukan, karena setiap unsur memiliki tanggung jawab saling melengkapi dan mendukung terciptanya tujuan bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif serta memberikan dampak luas serta berkelanjutan,” yakin Yundi Sobur, Sabtu (21/02/2026).

Langkah tersebut juga sekaligus sebagai upaya meningkatkan kepedulian berbagai pihak terhadap tata pengelolaan sampah. Harapannya dapat semakin memerkuat komitmen bersama dalam mewujudkan IMIP sebagai kawasan industri berkelanjutan. “Jumlah peserta edukasi dalam kegiatan tersebut ada 35 murid kelas VI SD Dampala, 64 murid kelas 6 SD Lalampu dan di 42 siswa di SMPN 2 Bahodopi. Untuk kegiatan edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan di Pulau Langala diikuti 170 peserta. Total keseluruhan peserta edukasi dalam rangkaian kegiatan selama tiga hari sejak tanggal 13 sampai 15 Februari 2026, sebanyak 311 orang,” rinci Yundi Sobur.

Upaya IMIP dalam pengelolaan sampah keberlanjutan sudah dilakukan dengan berbagai implementasi program. Mulai dari pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos, eco enzim, budi daya maggot serta penerapan sistem bioflok. PT IMIP juga menggagas pemberdayaan masyarakat melalui KSM Bahomakmur dalam pengelolaan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis.

“IMIP dan tenant wajib melakukan pengelolaan sampah dari sumber hingga tahap pengolahan akhir. PT IMIP juga melakukan aksi kampanye pemilahan sampah melalui sebaran 2.500 poster di 52 perusahan dalam kawasan. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam pengelolaan sampah,” sambung Yundi Sobur.
Diketahui, HPSN tahun 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI”, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah. Tema HPSN ini relevan dengan keberadaan kawasan IMIP yang memerlukan sinergi dan kolaborasi terstruktur dalam pengolahan sampah yang efektif.

Yundi Sobur mengakui, tantangan pengelolaan sampah yang terintegrasi di kawasan industri IMIP adalah dengan optimalisasi fasilitas dan penguatan budaya disiplin dalam pemilahan. Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan sarana fasilitas pendukung dan edukasi berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Dalam kawasan IMIP, setiap tenant diwajibkan memenuhi standar fasilitas pengelolaan sampah domestik di lingkungan operasionalnya. Ketentuan tersebut meliputi penyediaan minimal lima jenis tempat sampah terpilah, kemudian memiliki satu unit tempat pembuangan sementara serta melaksanakan pengelolaan secara mandiri. Masing-masing tenant diwajibkan memiliki SOP sebagai pedoman pelaksanaan pemilahan, pengumpulan hingga pengolahan sampah.

“Kami berharap masyarakat semakin menyadari bahwa pengelolaan sampah menjadi hal yang wajib dilakukan dan bisa menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang dihasilkan bukan hanya dibuang begitu saja, tapi bisa dimanfaatkan menjadi bernilai ekonomis,” ujar Yundi Sobur. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization