Minggu, 5 April 2026
Agama  

Memaknai Ramadan Ala Bimbo

Abdullah Latopada

Dan apa itu tadarrus? Dalam bulan Ramadan, adalah saat awal mula diturunkan kitab suci Al-Qur’an ke muka bumi. Adapun ayat pertama yang turun, berisi kata perintah “Bacalah”. Kemudian diakhiri pada ayat ke 5, yang mengajarkan kepada manusia tentang hal-hal yang belum diketahuinya (QS. Al-Alaq 1-5).

Muslim sejati, adalah muslim yang memahami isi kandungan Al-Qur’an secara lengkap. Sebab, dalam kitab suci itu, dijelaskan berbagai hal komprehensif dan sempurna (kaffah). Maka, pada bulan yang nilai pahalanya berlipat-ganda, ketika melakukan ibadah dan muamalah, bila dibandingkan dengan bulan lain, adalah saat yang tepat untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan kandungan isi Al-Qur’an.

Tarawih hanya ada pada bulan ini saja, dan hukumnya melaksanakan ibadah ini adalah sunnah muakkad. Artinya, sesuatu perbuatan yang sangat dianjurkan. Sedangkan makna tarawih itu sendiri adalah istirahat.

Artinya, setelah shalat didirikan dua rakaat, lalu istirahat sejenak diselingi pembacaan doa singkat, kemudian dilanjutkan lagi, begitu seterusnya hingga selesai. Ini dilakukan, semata untuk mendekatkan diri pada Ilahi. Dan bisa kita katakan, shalat tarawih sebagai ikonnya bulan Ramadan.

Jawaban atas tiga pertanyaan polos dan spontan, dari seorang anak kepada bapaknya di atas, dapat kita sarikan bahwa, ibadah Ramadan tidak sekadar ibadah ritual, yang bersifat biologis semata.

Lebih dari itu, ibadah dalam bulan yang mulia ini, mempunyai beberapa fungsi urgen, bagi pribadi muslim dan muslimah sejati. Antara lain, membentuk jiwa sosial hingga meningkatkan kecerdasan spritual, emosional, dan intelektual. Wallahu A’lam.