Minggu, 5 April 2026

Sidak Tim Pangan Temukan Sejumlah Produk Bermasalah

“Jadi kita data, lalu nanti kita minta fakturnya dan notanya, sumbernya itu dari mana kita telusuri. Kesalahan kita tidak tahu dari mana, karena ini kan dipalsukan izin edarnya dari BPOM. Kita mau telusuri ini, kita laporkan ke pusat, biar pusat bisa menegur pabrik atau importirnya, ini kan produk luar negeri,” jelas Supendy.

Selain itu, produk yang menyalahi nomor registrasi BPOM lainnya, juga ditemukan tim jejaring di Transmart Carrefour Palu. Di lokasi perbelanjaan yang terletak di pusat kota Palu tersebut, tim menemukan bahan pasta pembuan roti rasa strawberry, yang menggunakan nomor registrasi bahan pasta rasa lain, tercantum di kemasan botolnya.

Selain itu, di Transmart Carrefour Palu tim juga sempat menegur pihak manajemen, karena mendapati bahan pembuat kue, diletakkan sangat berdekatan dengan cairan pembersih lantaim, pada tempat penyimpanan di gudang.

“Ini yang kita jaga, jangan sampai ada kontaminasi,” imbuh Supendy.

Teguran juga diberikan kepada manajemen Transmart Carrefour Palu, karena tidak mencantumkan informasi lengkap pada produk makanan ringan curah, yang dijual diletakkan di toples-toples.

Dari berbagai jenis makanan ringan tersebut, hanya dicantumkan harga dan kode produk, tanpa mencantumkan merek, nomor registrasi BPOM, serta keterangan lainnya. Bahkan, tanggal kadaluarsa hanya dicantumkan di beberapa toples, hanya dengan menggunakan tulisan tangan.

“Ini seharusnya mencantumkan informasi-informasi yang utuh, agar konsumen bisa mendapatkan jaminan yang tepat, terkait dengan produk-produk makanan ini, apalagi ini tidak jelas merek dan kapan tanggal kadaluarsanya. Padahal, di sini sudah pernah kita peringati,” sebut Kepala Seksi Penyidikan dan Pemeriksaan BPOM Palu, Ruth Mery Nancy.

Menurut Mery, sidak tersebut dilakukan oleh BPOM bersama dengan pihak lainnya, sebagai bentuk pengawasan terhadap bahan pangan, yang menjadi kebutuhan masyarakat. Khususnya, saat ini telah memasuki bulan Ramadan.

“Pengawasan sebenarnya sudah rutin kita laksanakan, sebagai bagian dari jaminan keamanan terhadap konsumsi pangan masyarakat,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)