Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Antinarkotika Masuk dalam Kurikulum Pembelajaran?

PALU EKSPRES, SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi tak bosan-bosannya mengajak semua pihak bersama-sama melakukan pencegahan masuknya Narkoba ke berbagai kalangan. Terlebih saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 ini.

PH, karib Paolus Hadi disapa, meminta dinas terkait mengkaji dan mengupayakan agar bahaya peyalahgunaan narkotika dapat dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah. “Seperti halnya sejumlah daerah yang telah menerapkannya, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara sistematis dan dapat dilihat realisasinya,” pinta PH, usai memimpin upacara peringatan HANI 2017 di halaman Kantor Bupati Sanggau, Kamis (13/7).

HANI kali ini mengusung tema “Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat”. Dalam upacara, PH membacakan sambutan Presiden Joko Widodo.

Ia menegaskan, kejahatan Narkoba sebagai kejahatan luar biasa, terorganisir, dan bersifat lintas negara. Kejahatan ini mengarah terjadinya berberapa kejahatan lain, misalnya terorisme, perdagangan orang, dan lain-lain, yang harus diatasi secara serius. Diberantas dan ditangani dengan pendekatan seimbang antara pengurungan pasokan dan pengurungan permintaan.

“Semuanya harus berpartisipasi termasuk unsur pemerintahan dan masyarakat yang belum terlibat secara akitf,” tegasnya.

Ditemui usai upacara, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sanggau, AKBP Ngatiya menjelaskan, sebagaimana amanat dari pimpinan tertinggi negara, semua pihak diminta untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika di tanah air. Termasuk lah di Sanggau.

“Dengan saling bersinergi kita dapat sama-sama memberantas penyalahgunaan narkotika, kalau kita berjalan sendiri-sendiri, saya kira akan sangat sulit melakukan pencegahan dan pemberantasannya,” jelas Ngatiya.

Ia mengakui, ada sejumlah daerah yang telah memasukkan antinarkotika ke dalam kurikulum pembelajaran. Kabupaten Sanggau juga akan mengupayakan hal serupa sehingga pengetahuan akan bahaya mengenai barang haram ini dapat diketahui secara lebih luas, terutama di kalangan pelajar.

(Kiram Akbar/M. iQbaL/fab/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital