Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Soal Pemblokiran Telegram, Danrem: Berpikir Positiflah Kepada Pemerintah

“Kalau memang ditemukan bukti-bukti, di Telegram untuk dimanfaatkan seperti itu, untuk sementara kita blok kita netralisir. CEO-nya kan menyampaikan juga, bahwa mereka akan melakukan upaya untuk stabilisasi,” imbuhnya.

Secara umum, Danrem sependapat dengan anggapan bahwa kebebasan yang ditawarkan oleh media sosial, selain memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, juga memiliki potensi mengancam keamanan nasional.

“Ya jelas ada peluang (mengancam keamanan nasional-red). Makanya Presiden mengingatkan kepada kita semua, marilah kita menggunakan media sosial ini, sebagai media untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat kan selain memiliki hak, juga punya kewajiban untuk menjaga keutuhan bangsa, karena kewajiban itu bukan hanya milik pemerintah saja, tapi milik kita semua,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)