Rabu, 28 Oktober 2026

Cerita Buas soal Polisi yang Sekali Kawal Dibayar Rp125 Juta

PALU EKSPRE, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penyelundupan 45,59 kg sabu dari Tiongkok yang melibatkan 10 orang tersangka, kemarin (20/7).

Salah seorang yang terlibat adalah Kepala Pos Polisi Air Pantai Cermin Aiptu Suherianto dan dua orang lainnya berinisial BJ dan MS tewas setelah merasakan timah panas petugas.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan, pengungkapan ini dimulai dengan kerjasama antara BNN, Ditjen Bea Cukai dan Polri.

Semua bekerjasama dalam menguntit perjalanan penyelundupan narkotika alias control delivery. ”Narkoba ini berasal dari Tiongkok yang transit di Malaysia,” paparnya.

Dari wilayah Malaysia menggunakan sebuah kapal, bandar ini masuk ke perairan di Indonesia. Tidak hanya itu, bandar juga dalam perjalanannya berganti kapal kecil masuk ke pelabuhan tikus di sekitar Pantai Cermin, Sumatera Utara. ”Saat di pelabuhan tikus inilah, peran dari Kapospol ini dimulai,” tuturnya.

Kapospol ini mengawal perjalanan kapal tersebut hingga sandar ke pelabuhan tikus dan melakukan bongkar muat. Dengan dikawal Kapospol, tentunya membuat masyarakat menjadi tidak curiga.

Pasalnya, masyarakat saat melihat ada Kapospol sudah mengenali. ”Ya, orang kalau lihat oh, ini Pak polisi itu,” jelas Buwas, panggilan akrabnya.

Saat itu Buwas langsung saja mendekati Aiptu Suherianto. Buwas-panggilan akrab Budi Waseso langsung bertanya, berapa kali mengawal sabu. Dengan muka yang tampak lemas dan tertunduk. ”Sudah lima kali Ndan,” ujar Suherianto.

Buwas langsung menyaut dengan pertanyaan lain, ”Dibayar berapa sekali mengawal narkoba ini?,”. Suherianto dengan lirih mengaku mendapatkan upah Rp 125 juta per pengiriman.

Buwas lalu berceletuk. ”Itu pengakuannya lima kali. Tapi bisa lebih banyak lagi sebenarnya,” jelasnya.

Pada Suherianto, Buwas menyebut bahwa mengawal narkotika itu perbuatan penghianat. ”Yang seharusnya menangkap penjahat, ini malah bergabung dengan penjahat untuk memasukkan narkotika,” terangnya.

Mantan Kabareskrim tersebut menjelaskan, seharusnya bila bertemu dengan penghianat bangsa dan negara semacam ini selesai di lapangan saja.

”Hukumannya harus lebih berat lagi. Nanti, dia akan saya kirim ke Polri, bisa disidang etik dan langsung dipidana,” tegasnya.

Memang bandar narkotika terus berupaya merekrut aparat, terutama penegak hukum. Sebelumnya, setidaknya ada belasan aparat dari Sipir hingga Polisi yang telah tertangkap kongkalikong dengan bandar.

”Sebelumnya ada sipir yang pakai narkotika bareng napi di Cipinang, lalu ada sipir di Tarakan membawa 5 kg sabu. Seorang sipir di Sidoarjo juga tertangkap membawa 20 gram sabu,” jelasnya.

Buwas juga pernah menangkap Kasat Narkoba Polres Belawan AKP Ichwan Lubis yang pernah memeras bandar Akiong dengan mencatut nama Buwas. ”Tidak peduli aparat mana, semua yang terlibat narkotika ditindak,” terangnya.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam