oleh

Kini, Tidak Kerja pun Bisa Dapat Pesangon

PALU EKSPRES, BOJONEGORO – Biasanya hanya pekerja dari perusahaanlah yang mendapatkan pesangon setelah berhenti bekerja. Kini, tidak hanya pekerja di sektor formal saja yang bisa mendapatkan pesangon. Dengan mengikuti program Bukan Penerima Upah (BPU) dari BPJS Ketenagakerjaan, pekerja informal juga bisa dapat pesangon.

Seperti petani, nelayan, pengemudi angkutan umum, pengemudi ojek, dokter, dan pengacara dapat memperoleh perlindungan dan jaminan yang sama dengan sektor formal. Kategori peserta BPJS Ketenagakerjan BPU adalah tenaga kerja yang tidak menerima upah dari sebuah perusahaan atau kantor.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, Haryanto mengatakan, bagi peserta BPU komponen yang akan didapat juga sama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Dengan program JHT masyarakat bisa memiliki bekal tabungan layaknya pesangon. “Sehingga, bisa menjalani hari tua dengan tenang,” jelasnya.

Sebenarnya program kepesertaan ini sudah berlangsung lama. Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari apa itu pentingnya jaminan sosial. Di Bojonegoro baru kurang lebih 1.000 pekerja yang mendaftarkan menjadi peserta BPU. Jumlah itu sangat sedikit mengingat banyaknya pekerja sektor informal yang ada di Bojonegoro mencapai 11.000 orang.

Haryanto menegaskan, tim pemasarannya akan terus mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan dikalangan sektor informal. “Saya berharap masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya bisa segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bukan demi apa-apa. Namun untuk kesejaheraan mereka sendiri. Saya ingin mereka bisa merasakan kenyamanan saat bekerja sehari-hari karena sudah terlindungi jaminan sosial. Baik sektor formal maupun informal” ujarnya.

Mengingat besarnya manfaat yang ditawarkan, sudahkan anda terlindungi jamina sosial ketenagakerjaan.

(bj/*/zim/bet/JPR)

News Feed