Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Siapkan Dua Lini Pelayanan Kesehatan Haji

PALU EKSPRES, PALU – Tim pelayanan kesehatan haji Sulteng 2017, rencananya akan menyiapkan dua lini pelayanan kesehatan, untuk para jamaah haji asal Sulteng nantinya. Hal ini berdasarkan hasil rapat pemantapan persiapan pelayanan kesehatan jamaah haji Sulteng 2017, yang digelar di asrama haji transit Palu, Kamis (27/7).

Dua lini tersebut, yang pertama adalah pelayanan kesehatan pra-pelaksanaan haji, yang berlangsung jelang jadwal masuknya jamaah ke asrama haji transit Palu. Yang kedua, pelayanan kesehatan pada saat pelaksanaan haji, yakni dimulai pada saat jamaah telah masuk di asrama haji.

Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Haji Sulteng, H. Burhan Tahir menjelaskan, untuk pra-pelaksanaan haji, dilaksanakan pengendalian vektor penakit, yakni dengan melakukan fogging (pengasapan) lingkungan asrama haji, baik luar ruangan maupun dalam ruangan.

Selain itu, turut diperiksa oleh tim kesehatan adalah air yang akan digunakan, baik yang diperuntukkan minum jamaah, maupun yang akan diolah bersama dengan bahan makanan.

“Demikian juga, bahan pangan yang akan diolah untuk makanan jamaah haji, nantinya itu semua harus diperiksa sanitasi pangannya, dalam hal ini bahan tersebut harus semua bersih, kemudian layak untuk dijadikan bahan makanan untuk dikonsumsi jamaah,” jelas Burhan.

Untuk pelayanan kesehatan pada saat pelaksanaan haji, Burhan menjelaskan, bahwa sejak par jamaah masuk ke asrama haji, tim akan langsung melaksanakan screening atau pemeriksaan kesehatan para jamaah.

Dalam screening tersebut, akan disiapkan 4 tim yang masing-masing terdiri dari 1 dokter dan para perawat, yang akan melaksanakan screening kadar Hb, screening TB, serta pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan dokumen kesehatan jamaah.

Khusus untuk jamaah perempuan yang masih dalam usia subur, lanjut Burhan yang juga Kepala UPT Penanggulangan Krisis Kesehatan dan Kesehatan Matra Dinkes Sulteng, akan turut dilaksanakan pemeriksaan urine. Pemeriksaan urine ini dimaksudkan untuk memastikan apakah jamaah tersebut sedang hamil atau tidak.

“Karena kalau misalnya dia hamil, maka tentu akan diperlakukan dengan sebaik-baiknya nanti dalam perjalanannya, kalau dia memenuhi syarat keberangkatan 14-26 minggu (usia kehamilan-red),” ujar Burhan.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital