oleh

BNN Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

PALU EKSPRES, PALU – Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Kota Palu, menerima materi terkait bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat-zat adiktif lainnya (narkoba), melalui sosialisasi yang digelar oleh Sekolah dan Madrasah DDI Kota Palu bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, di MA DDI Kota Palu, Senin (31/7).

Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, dari tiga sudut pandang, yakni terkait hukum oleh Kepala BNN Kota Palu AKBP Sahidi, terkait agama oleh dosen IAIN Palu, Dr. Ahmad Sehri, dan terkat kesehatan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas.

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sahidi menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan program rutin BNN Kota Palu sejak dua tahun terakhir, yang digelar setiap hari Senin, sekaligus menyahuti undangan yang datang dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Palu.

“Kita juga sering sosialisasi di semua komponen masyarakat umum, baik kalangan pendidikan, kalangan masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, tentang pencegahan narkotika ini,” kata Sahidi.

Khusus sosialisasi untuk kalangan pelajar, sebagaimana yang digelar di MA DDI Kota Palu tersebut, Sahidi menyebutkan, bahasan utama yang diberikan kepada para pelajar, adalah terkait langsung dengan dampak negatif dari konsumsi narkoba.

“Karena kita melihat, para pelajar ini kan mereka sangat rentan mudah dipengaruhi oleh para pelaku-pelaku lain, makanya materi yang sangat kita tekankan, adalah yang memang langsung menyentuh ke dampak, supaya anak-anak kita dapat melihat langsung, inilah dampaknya kalau kita mengonsumsi narkoba, misalnya jenis shabu,” jelas Sahidi.

Kepala MA DDI Kota Palu, Muh. Sarib berharap, dengan adanya materi-materi yang diberikan pada sosialisasi tersebut, dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada para anak didik, serta mampu mendorong mereka untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini juga berangkat dari kekhawatiran kita, bahwa saat ini semakin banyak anak-anak usia pelajar, yang telah bersentuhan dengan narkoba. Di sini, kita juga mengambil peran tentunya sebagai pendidik, khususnya bagi para pelajar kita di sekolah dan madrasah-madrasah DDI,” ujar Sarib.

(abr/Palu Ekspres)

News Feed