oleh

Bongkar Jaringan Prostitusi Online Penyedia ABG

PALU EKSPRES, KEDIRI – Ini kenyataan yang membuat miris.Aktivitas prostitusi sudah tak lagi sekadar melalui cara konvensional saja. Yang online pun kian marak. Ironisnya, mereka yang ‘dijual’ adalah anak-anak di bawah umur alias ABG.

Bahkan, kasus yang dibongkar Polresta Kediri Minggu (6/8) ini lebih membuat sesak dada. Bagaimana tidak, LD, cewek ABG yang baru berumur 15 tahun sudah terjun ke pekerjaan tersebut. Lebih ironis, yang bertindak sebagai mucikari justru pacarnya sendiri, Nailur Rochman, 23.

Melihat fakta yang disampaikan polisi, sepertinya ada jaringan rapi para penjual ABG. Mereka bekerja dengan memanfaatkan teknologi informasi. Alur pemesanan juga dibuat serapi mungkin. Dengan hanya ber-chatting melalui facebook, seorang lelaki hidung belang bisa mendapatkan fasilitas lengkap. Mulai cewek ABG plus lokasi melakukan hubungan intim. Karena jaringan ini juga melibatkan pemilik kos-kosan.

Kemarin, jaringan prostitusi online dengan objek cewek ABG tersebut dibeber oleh Polresta Kediri. Polisi juga memamerkan empat orang tersangka. Yaitu Machfudi, 43, pemilik kos-kosan di Jalan Kiai Haji Agus Salim Kota Kediri, Mochamad Arya Mahendra, 19, warga Jalan Halim Perdana Kusuma Kota Kediri, Nailur Rochman, 23, warga Jalan Singkep, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dan Slamet Arianto, 36, warga Dusun Rowoharjo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk.

Sedangkan yang menjadi objek prostitusi adalah LD. Cewek yang masih duduk di bangku SMP asal Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Namun, LD tak ditahan karena dianggap sebagai korban.

“Penangkapan kali ini merupakan hasil penyelidikan tim kami. Sebelumnya memang ada informasi terkait hal tersebut,” terang Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi kepada Jawa Pos Radar Kediri.

(rk/yi/die/JPR)

News Feed