oleh

Ini Kesaksian Warga yang Menyebut Pasar Masomba Sengaja Dibakar

PALU EKSPRES, PALU – Sejumlah pedagang di kompleks Pasar Masomba Palu mencurigai ada unsur kesengajaan kebakaran beruntun di pasar tersebut. Ini menyusul kebakaran hebat yang kembali menghanguskan ratusan kios,Sabtu malam (27/8).

Setelah sebelumnya kebakaran juga terjadi tak jauh dari lokasi yang sama. Kecurigaan warga ini muncul tatkala titik api muncul dari beberapa sudut. Yang diduga menjadi pemicu utama cepatnya api menjalar.

Seorang pedagang yang ditemui Palu Ekspres, Minggu sore mengaku kebakaran yang kedua ini api muncul dari beberapa titik. Anehnya lagi kata pria yang enggan menyebut namanya ini, waktu kebakaran hampir terjadi pada jam yang sama ketika kebakaran pertama terjadi. “Sama-sama habis magrib pak. Jam-jam itu pedagang memang lagi sepi,”ungkap pedagang tersebut.

Malam kejadian, sumber ini menyebut sedang bergegas pulang rumah dengan merapikan jualan di kiosnya sebelah timur. Tak lama berselang, orang-orang mulai berteriak bahwa ada titik api yang muncul dari arah selatan. Spontan pria ini berlari menuju titik api tersebut.

Namun anehnya, sesaat setelah meninggalkan kiosnya, titik api lainnuya muncul tak jauh dari kios tempatnya berjualan. “Aneh pak. Ada banyak titik api yang tiba-tiba muncul,”bebernya. Sebelum terjadi pun bebernya, sumber inipun mengaku memang mencium aroma minyak tanah di lokasi tersebut. Namun dia tidak pernah menyangka kalau itu aroma itu disusul dengan munculnya titik api.

“Tapi tidak taulah pak, apakah sengaja dibakar atau tidak. Cuma saya merasa aneh saja,”pungkasnya. Sementara pedagang lain yang ditemui disela membersihkan puing sisa barang yang terbakar mengaku menemukan botol kaca yang digunakan sebagai wadah bensin. Tepat setelah api berhasil dipadamkan.

“Tidak tau juga pak. Cuma kenapa mesti ada botol bensin di atas tumpukan pasir,”beber pedagang lain yang juga tak ingin namanya dikorankan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Palu, Musliman Daeng Malappa dikonfirmasi wartawan mengaku sedikitnya 260 lapak kios hangus dilahap api. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 18.45 Wita.

Untuk upaya pemadaman, pihaknya mengaku menurunkan 127 personil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. “Petugas kami baru bisa mengusasi api sekitar 2 jam lebih,”katanya kepada wartawan. Meski belum secara pasti, namun Musliman menduga kebakaran kali ini kembali disebabkan arus pendek. yang menyebabkan percikan api lalu merembet ke tempat lain, khususnya bagian selatan. Menurutnya lokasi kebakaran dipasar masomba kali ini berada pada bagian timur dari lokasi kebakaran sebelumnya.

Upaya memadamkan api sambung Musliman sempat menyebabkan seorang petugas pemadam bernama Putu tersengat listrik. Sementara dua reka lainnya tertimpa reruntuhan dan menginjak paku saat bertugas.

“Namun ketiganya berhasil selamat dan kini menjalani perwatan di rumah sakit. Semua sudah dalam kondisi baik,”ungkap Musliman. Musliman menjelaskan, tahun ini Walikota Palu telah mengadakan sebanyak 2 unit mobil yakni 1 mobil tembak dan 1 unit mobil suplay. Karena sejauh ini mobil pemadam yang beroperasi hanya 3 unit. Masing-masing ditempatkan di Kecamatan Palu Barat dan Palu Utara.

Sedangkan satu unit lainnya ditempatkan di markas PMK Palu. “Itupun armada yang di Palu Utara sudah sedikit mengalami gangguan sehingga digunakan pada waktu tertentu saja,” tuturnya. Upaya pemadam malam itu mendapat bantuan Mapolda Sulteng dengan menenrjunkan satu unit Watercanon ke lokasi. Dua unit mobil suplai air dari Dinas Lingkungan Hidup Palu kemudian 1 unit mobil suplay dari BPBD Provinsi dan 1 unit mobil suplay dari dinas Sosial.

“Kami juga dibantu pihak Mall Tatura dengan 20 ribu meter kubik air Hydran,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

News Feed