Minggu, 5 April 2026

Berfikir Kreatif dalam Melihat Peluang Bisnis

PALU EKSPRES, PALU – Gulungan benang tak dipintal bisa dijadikan ladang bisnis. Asal kreatif dan jeli melihat peluang bisnis, gulungan tersebut bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan yang unik dan meraup omzet menggiurkan.

Pengusaha lampion, Sumarlin, kepada media ini di lokasi Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Jalan STQ , Jumat (29/9)  mengatakan, Sebagai manusia yang tinggal di era globalisasi kita harus jeli melihat peluang bisnis yang menguntungkan.

Seperti dalam teknologi tepat guna yang dia lakoni saat ini. Sumarlin mengakui dalam proses pembuatan lampion hanya membutuhkan benang, lem, kain flanel dan menggunakan alat yang terbuat dari pipa pralon yang ditancapkan paku saja.

Dengan modal awal Rp500 ribu saja, Sumarlin mengakui bisnis lampionnya ini bisa menghasilkan omzet puluhan juta rupiah setiap bulan.

Ia mengatakan, para pemuda lebih memilih untuk menjadi karyawan ataupun pegawai daripada memilih profesi wirausaha, yang bisa membantu ekonomi daerah dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak.

“Kebanyakan pemuda berpikir bahwa menjadi wirausaha itu harus membutuhkan modal yang besar, padahal menjadi wirausaha tidak harus membutuhkan modal besar karena itu dirinya rela mengajarkan para pemuda untuk membuat lampu lampion tanpa memungut biaya, persyaratannya hanya harus membeli alat pembuatannya saja dikarenakan jika tidak mempunyai alatnya maka akan sangat susah untuk diajarkan cara membuat lampion,” ujar Sumarlin.

Adanya kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional, dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan kerajinan tangan lampu lampion ini, sekaligus untuk mengajarkan cara pembuatannya dan mengajarkan agar para pemuda Kota Palu untuk berpikir inovatif dan kreatif dalam melihat peluang bisnis.

(mg2/Palu Ekspres)