oleh

Zero Poverty Sukses Pangkas Seribu Warga Miskin

DIPANGKAS: Inilah program padat karya gebrakan Mantan Walikota Palu dua periode, Rusdy Mastura yang dinilai oleh sejumlah kalangan dan akademisi sukses mengurangi jumlah warga miskin di Kota Palu.

PALU,PE- Program Zero Poverty pemkot, sukses memangkas angka kemiskinan di Kota Palu. Dari total 5 ribu turun menjadi 4 ribu. Itu terbukti dengan berkurangnya angka peserta zero poverty pada 2016 mendatang. Tahun depan Pemerintah Kota Palu bakal memangkas kuota peserta Program Padat Karya.

Sehingga tahun 2016 nanti jumlah peserta padat karya yang berada di bawah kewenangan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) hanya sebanyak 4 ribu orang. Jumlah tersebut berkurang sebanyak 1.000 orang dari sebelumnya sebanyak 5 ribu peserta padat karya.

Ini dilakukan karena seribu orang peserta padat karya tersebut, saat ini sudah berada di level sejahtera. Mangingat program padat karya gebrakan Manta Walikota Palu dua periode, Rusdy Mastura itu diperuntukkan kepada warga Kota Palu yang miskin dan belum sejahtera.

“Tahun ini peserta padat karya lima ribu orang kan. Nah, tahun depan kuota peserta padat karya tinggal empat ribu orang saja karena yang seribu orang itu sudah berada di level sejahtera,”kata Sekretaris Komisi A DPRD Kota Palu, Bey Arifin usai menggelar rapat penentuan rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk tahun anggaran 2016 dengan BPM Kota Palu di ruang Komisi A Dewan Kota Palu kemarin, Senin, 2 November 2015.

Pengurangan jumlah peserta padat karya pada tahun 2016 nanti juga berdampak berkurangnya anggaran yang digelontorkan untuk membiayai program tersebut. Dimana pada tahun ini Pemerintah Kota Palu mengganggarkan sebesar Rp36 milyar untuk menggaji 5000 peserta padat karya yang tersebar di semua kelurahan di Kota Palu. “Anggarannya juga berkurang. Tahun ini anggaran yang disediakan untuk membiayai program padat karya ini sebesar Rp36 milyar. Tahun depan tinggal Rp30 milyar,”lanjut dia.

Namun katanya, jumlah tersebut bisa saja berubah. Tergantung pada kesepakatan yang bakal diputuskan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu untuk penentuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu tahun 2016. “Ini kan masih bisa berubah. Tergantung dalam pembahasan di tingkat Banggar nanti,”demikian katanya.(ndy)

News Feed