Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Sifat Ini jadi Pemicu Perilaku Korup

PALU EKSPRES, PALU – Walikota Palu Hidayat berpendapat salah satu pemicu korupsi terjadi konsumerisme di era teknologi saat ini. Kemajuan teknologi yang memicu konsumerisme kerap mendorong hasrat seseorang untuk tidak mau ketinggalan memiliki produk teknologi yang terbaru.

“Bayangkan saja begitu cepatnya teknologi berganti. Budaya orang-orang saat ini tidak lagi mau disebut kuno. Selalu ingin memiliki sesuatu yang paling baru,”kata Hidayat, membuka rapat penyusunan monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi kabupaten kota se Sulteng, Selasa (31/10) di Balai pelatihan kesehatan (Bapelkes) Palu.

Dia mencontohkan paling umum terjadi pada teknologi perangkat android dan kendaraan. Orang-orang selalu berhasrat ingin memiliki seri terbaru. “Karena ketidakmampuan itulah yang kadang mereka tidak bisa membentengi diri untuk hasrat itu. Lalu melakukan hal-hal yang tidak baik atau korupsi,” jelasnya.

Apalagi menurutnya Indonesia adalah negara kedua terbesar konsumtif produk teknologi. Indonesia menjadi sasaran pasar terbesar segala produk kecanggihan teknologi. “Ini mungkin yang menurut saya perlu dicarikan solusi. Mengobati nafsu untuk menjadi orang modern,”ujar Hidayat.

Karenanya hemat Hidayat, berapapun lembaga yang dibentuk pemerintah untuk memerangi korupsi, jika prilaku demikian tidak terkendali, maka korupsi akan terus terjadi.

“Sumber daya manusia harusnya tertanam prinsip beriman, berbudaya dan beradat. Jika belum mampu beriman, paling tidak prinsip berbudaya dan beradat dulu yang tertanam. Ini terkadang dua-duanya tidak ada,”terangnya.

Oleh karena itu, Hidayat mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang terus giat membimbing daerah dalam upaya pencegahan korupsi terintegrasi.

“KPK tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan agar pemerintahan berjalan lancar,baik,tertib dan program kegiatan anggaran bermafaat kepentingan bagi kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.

Rapat penyusunan monitoring dan evaluasi digelar KPK RI bersama jajaran Pemkot Palu, Pemkab Donggala dan Sigi Biromaru. Kepala Deputi Pencegahan KPK RI, Tomi Murtomo hadir memandu rapat yang akan digelar hingga hari ini Rabu 1 November 2017.

(mdi/Palu Ekspres)