Kamis, 21 Mei 2026

Anak Jadi Korban Eksploitasi Seksual di 4 Destinasi Wisata

 

PALUEKSPRES, PALU – Anak masih rentan menjadi korban eksploitasi seksual. Dalam momentum Hari Anak Sedunia yang diperingati 20 November ini, potret itu tak hanya terjadi di tempat-tempat hiburan seperti diskotik saja. Eksploitasi seksual terhadap anak juga masih marak terjadi di destinasi wisata.

Sekretariat Koalisi Nasional ECPAT Indonesia memandang pentingnya keterlibatan berbagai pihak termasuk media dalam memantau terjadinya eksploitasi seksual anak di destinasi wisata dan perjalanan.

Hal itu dilatarbelakangi oleh minimnya pemberitaan dan peliputan investigasi di media dalam mengungkap fakta-fakta eksploitasi seksual anak di destinasi wisata dan perjalanan.

Berdasarkan hasil riset ECPAT Indonesia terhadap laporan sejumlah media, dari Januari sampai Oktober 2017, ditemukan 394 kasus kekerasan dan eksploitasi seksual anak. Namun hanya 2 kasus tentang eksploitasi seksual anak di destinasi wisata yang diberitakan.

Mayoritas kasus kekerasan didominasi oleh pencabulan anak sebanyak 221 pemberitaan, pemerkosaan anak sebanyak 52 pemberitaan dan perdagangan anak untuk tujuan seksual dengan 51 pemberitaan.

“Berdasarkan analisis konten, pemberitaan di media juga cenderung tidak berpihak dan malah memberikan stigma yang buruk kepada korban, masih menyebutkan identitas dan lokasi tempat tinggal korban secara mendetail,” kata Manajer Program ECPAT Andy Ardian, Senin (20/11).

Padahal hasil penelitian yang dilakukan ECPAT Indonesia bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPPA) di empat wilayah destinasi wisata prioritas, masih ditemukan eksploitasi seksual paa anak. Di antaranya (Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Garut, Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Karangasem). “Kami menemukan eksploitasi seksual anak masih marak terjadi di keempat wilayah tersebut,” tukasnya.

Andy menambahkan fenomena eksploitasi seksual anak di destinasi wisata tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan turut terjadi secara global. Fenomena eksploitasi seksual anak terus meluas hingga ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Modus kejahatan seksual terhadap anak di destinasi tujuan wisata bukan saja dilakukan oleh pelaku berwarganegara asing, namun banyak juga wisatawan lokal yang memanfaatkan kesempatannya ketika berada di destinasi wisata untuk melakukan kejahatan seksual terhadap anak.

ECPAT Indonesia mendesak agar perlu dilakukan pemantauan menyeluruh situasi terkini eksploitasi seksual anak di destinasi wisata termasuk keterlibatan media dalam pemantauan tersebut.

“Kami mendorong Kementerian Pariwisata dan penegak hukum agar ada upaya-upaya konkret dan emberikan informasi dan edukasi kepada wisatawan agar menjadi wisatawan yang bertanggung jawab dan tidak melakukan kekerasan dan eksploitasi seksual anak di destinasi wisata,” tandasnya.

(Jawapos/ Palu Ekspres)

Analisis Statistik Lanjutan Mekanisme Eliminasi Simbol Mahjong Ways 2 Dalam Ekosistem Reel Berbasis RNG
Pembacaan Data Temporal dan Pola Sistem Interaktif Kini Dianggap Lebih Presisi dalam Memetakan Aktivitas Digital
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Kajian Teoretis Evolusi Grid Mahjong Ways 2 Dalam Pembentukan Kombinasi Melalui Mekanisme Cascading Adaptif
Pendekatan Analitik Terhadap Dinamika Komposisi Reel Mahjong Ways 3 Pada Sistem Distribusi Simbol Adaptif
Tingkat Interaksi Konten Online Terus Meningkat Seiring Kehadiran Starlight Princess
Berbagai Komunitas Digital Mulai Aktif Membahas Tren Mahjong Ways di Era Modern
Aktivitas Online di Larut Malam Semakin Dikaitkan Dengan Meningkatnya Konten Bertema Mahjong
Fenomena Scroll Online yang Kerap Menampilkan Konten Mahjong Ways ke Permukaan
Perubahan Algoritma Platform Digital Membuat Konten Mahjong Ways Semakin Sering Muncul
Pengaruh Strategis Industri Perangkat Lunak Hiburan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makro Dan Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Digital
Investasi Berkelanjutan Pada Infrastruktur Jaringan Menjadi Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Layanan Dan Kepercayaan Konsumen
Dinamika Algoritma Real Time Diklaim Meningkatkan Kompleksitas Pengalaman Bermain Dibanding Sistem Generasi Sebelumnya
Audit Rutin Perangkat Lunak Interaktif Modern Kini Dianggap Krusial Untuk Menjaga Transparansi Dan Kejelasan Sistem Secara Menyeluruh
Sistem Prediktif Berbasis Digital Membantu Pemain Memahami Peluang Lewat Data Real Time yang Terus Berkembang
Evolusi Infrastruktur Interaktif Berbasis Data Statistik Membuka Pengalaman Baru Bagi Para Pengguna Digital Modern
Transformasi Fitur Interaktif Pragmatic Play Dalam Membentuk Pengalaman Game Digital yang Lebih Modern
Ekosistem Platform Digital Mulai Bergeser Setelah Habanero Tampil Lebih Konsisten Dan Stabil
Kajian Mendalam Algoritma Statistik Membantu Mengungkap Struktur yang Lebih Dinamis Pada Ekosistem Digital Modern
Analisis Sistem Adaptif Mahjong Ways Dalam Menyikapi Evolusi Permainan Mesin Kasino di Era Digital