Minggu, 5 April 2026
Palu  

1500 Guru di Kota Palu Bakal Dirotasi Mulai Januari

PALU EKSPRES, PALU – Rencana pemerintah Kota Palu melalu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu untuk merotasi guru-guru PNS di SD dan SMP se-Kota Palu, akan dilaksanakan sebelum proses semester genap tahun ajaran 2017/2018 mendatang berjalan, atau pada awal bulan Januari 2018.

Kepala Bidang Ketenagaan Disdikbud Kota Palu, Imam Sutarto menyebutkan, pihaknya sudah melalui tahapan-tahapan yang diperlukan, mulai dari melakukan koordinasi dengan semua leading sector yang terkait, kemudian melakukan sosialisasi dan menyusun time schedule.

“Kemudian tahapan finalisasi, proses pengadministrasian pengusulan ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kota Palu. Sehingga, sebelum 1 Januari 2018 rotasi itu sudah selesai karena begitu tanggal 2 Januari 2018 semester baru sudah berjalan,” sebut Imam, saat ditemui, Senin 27 November 2017.

Imam menyebutkan, dari sekitar 2.300-an guru PNS SD dan SMP yang dibawahi oleh Disdikbud Kota Palu, sekitar 1.500 di antaranya akan dirotasi. Para guru yang dirotasi, akan mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya adalah ukuran nilai Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) setiap guru, kebutuhan sekolah, hingga jarak tempat tinggal guru dari sekolah yang akan ditempatinya.

“Jangan sampai guru-guru ada yang jauh mengajarnya, sedangkan di sekitar tempat tinggalnya ada sekolah juga,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa kebijakan rotasi guru tersebut jangan dipandang sebagai sebuah “hukuman” bagi para guru. Kebijakan ini tegasnya, merupakan bagian dari visi Pemkot Palu dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan di Kota Palu. Seperti dicontohkan, guru-guru yang telah lama berada di sekolah yang dipandang maju, akan dipindahkan ke sekolah lain, diharapkan guru tersebut juga mampu memajukan sekolah yang baru ditempatinya tersebut.

Visi pemerataan kualitas pendidikan tersebut terangnya, diwujudkan dalam beberapa tahapan program, mulai dari program maping (pemetaan) guru, kemudian pelaksanaan penerimaan siswa baru melalui sistem zonasi, lalu seleksi penerimaan calon kepala sekolah secara terbuka yang baru terlaksana.

“Alhamdulillah tahapan-tahapan itu sudah dilakukan, kemudian yang terakhir sebagaimana bapak Wali Kota selalu sampaikan, akan ada rotasi guru ini,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)