Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Hamsir Sebut Walikota Tak Paham UU Pemda

PALU EKSPRES, PALU – Anggota DPRD Palu, Hamsir, menyebut Wali Kota Palu, Hidayat tidak memahami Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Ini lantaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 tidak mengakomodir anggaran pembangunan dari hasil reses sejumlah anggota DPRD Palu.‎

Dalam UU tersebut kata Hamsir, mengatur rinci tentang mekanisme pengelolaan anggaran pembangunan daerah. Berikut fungsi masing-masing dari lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Bahkan diatur pula bahwa fungsi DPRD salahtunya adalah budgeting.‎

Berbicara anggaran, UU itu jelas Hamsir mengatur jelas bahwa salahsatu mekanisme usulan anggaran pembangunan adalah mengakomodir hasil reses anggota serta musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

” Itu yang dia (walikota) tidak fahami sehingga menganggap APBD itu seolah-olah milik pribadinya. Tidak bisa begitu dong. Itu uang negara,”kata Hamsir.

‎Sistem managemen pemerintahan menurutnya bersifat sentralistik. Bahwa hak budgeting itu berada ditangan DPR selaku perwakilan rakyat. ‎

“Bisa dibayangkan dari 365ribu penduduk Palu. Kita sama dengan mewakili 10ribu penduduk. Tapi aspirasi itu tidak merata diseluruh wilayah,”jelasnya.

Melaksanakan pembangunan sebut Hamsir, eksekutif wajib bekerjasama legislatif. Dua dari tiga lembaga negara ini menurutnya memang perpanjangan tangan negara untuk dititipkan mengelola anggaran pembangunan.‎

“Kalau tidak memahami itu kita harus bagaimana? Apakah kita harus berkelahi? Ini sepertinya kita selalu diajak berkelahi dan berkelahi terkait RAPBD itu,”katanya.

Akhirnya kata Hamsir, belakangan banyak anggota DPRD yang mengancam akan boikot RAPBD. ‎

“Kalau dampaknya begitu APBD kita terancam. Itukan dampak yang tidak baik dalam pemerintahan. Harusnya saling memahami,”ujarnya.‎

Sejauh inipun Hamsir mengaku masih terus keberatan dengan keberadaan tim pendamping (TP) Wali Kota Palu, yang turut mencampuri proses penyusunan anggaran APBD.

“Itu tidak dibenarkan. Kami sudah dikonsultasikan ke Kemendagri. Apalagi hanya diangkat dengan Perwali,”jelasnya. ‎

Meskipun kata Hamsir walikota juga dipilih rakyat dan membawa aspirasi rakyat dalam kebijakan pembangunan, akan tetapi harus memahami bahwa anggota DPRD juga merupakan wakil rakyat. ‎

“Agar supaya pengelolaan anggaran pembangunan kita berjalan baik,”pungkasnya.

Sebelumnya dilaporkan sejumlah anggota yang memprotes RAPBD 2018 mengancam untuk boikot paripurna jawaban Wali Kota Palu sekaligus pembentukan panitia khusus (Pansus) RAPBD.‎

Namun paripurna itu berhasil kuorum pada Senin malam 27 November 2017. Itu setelah digelar rapat tertutup pimpinan DPRD dan pimpinan seluruh fraksi.

RAPBD 2018 selanjutnya dibahas lebih jauh dalam Pansus RAPBD 2018. Waktu kerja Pansus berakhir hari ini Rabu 29 November 2017.

(mdi/Palu Ekspres)‎

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam