PALU EKSPRES, PARIGI – Banjir yang melanda Desa Sausu Piore menarik simpati masyarakat, tak terkecuali siswa-siswi madrasah.
Keluarga besar Madarasah Tsanawiyah Negeri 1 Parigi melakukan penggalangan dana kepada seluruh siswa, guru , pimpinan serta staf madrasah.
Kepala MTsN 1 Parigi Darsono S. Ag M. Pd. I mengatakan dana yang terkumpul dibelikan sembako, kemudian diserahkan langsung oleh keluarga besar MTsN 1 Parigi kepada korban banjir di Sausu Peore.
Kedatangan keluarga besar MTsN 1 Parigi di lokasi banjir disambut hangat para warga dan orang tua siswa. Sebab di antara korban banjir tersebut ada beberapa siswa MTsN 1 Parigi.
Para warga berharap bantuan terus berdatangan. Meskipun saat ini sudah ada bantuan dari Basarnas, Kamsat keliling, dari desa tetangga dan sekarang dari MTsN 1 Parigi.
“Semoga pemerintah secepatnya memperbaiki tanggul yang jebol tersebut, supaya kami tidak terkena banjir bandang lagi” ujar Ira siswa MTsN 1 Parigi yang juga korban banjir.
Seperti diberitakan sebelumnya, tingginya intensitas hujan yang melanda Desa Sausu Peore sejak Minggu sore (26/11) menyebabkan debit air meningkat hingga membuat tanggul di kali Sausu jebol. Akibatnya banyak rumah warga yang terendam banjir hingga kurang lebih 2 meter.
”Di Desa Sausu Peore ini paling parah. Hampir tidak ada lagi rumah yang tidak terendam banjir,” kata Kepala Desa Sausu Peore Ismail.
“Banjir ini akibat sungai meluap karena hujannya deras dan berlangsung lama,” katanya.
(FK/ MSD/AHDAL)






