Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kasus HIV di Sulteng Hampir Seribu, Palu Paling Banyak

HIV AIDS

PALU EKSPRES, PALU – Salah satu inti dari peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diperingati pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya, adalah untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat dunia, terkait penjangkitan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dapat menyebabkan penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Data dari Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Sulteng, sejak ditemukan pertama kali pada tahun 2002 secara kumulatif hingga Agustus 2017, di Provinsi Sulteng telah ditemukan 990 kasus HIV dan 587 kasus AIDS, dengan penderita yang meninggal dunia berjumlah 234 orang. Kota Palu menjadi daerah penyumbang jumlah ungkapan terbanyak, yakni 610 kasus HIV dan 258 kasus AIDS.

Jumlah tersebut hanya 27,6 persen dari estimasi KPAP Sulteng terhadap kasus HIV/AIDS, yang diperkirakan dapat menyentuh angka 3.555 kasus.

“Kita di Sulteng khususnya, yang terdeteksi paling banyak terjangkit melalui transmisi seksual. Kalau yang akibat penggunaan narkoba jarum suntik, kita tidak punya data,” kata Sekretaris KPAP Sulteng, dr. Muslimah L Gadi, melalu sambungan telepon, Kamis 30 November 2017.

Dari segi usia, data KPAP Sulteng pada tahun 2016 menyebutkan 91,5 persen pengidap HIV/Sulteng merupakan usia produktif, yakni sekira 20-49 tahun. Sedangkan yang berusia 15-24 tahun berada pada angka 18,3 persen.

Pada peringatan HAS 2017, KPAP Sulteng mengajak masyarakat untuk berani memeriksakan diri, agar kasus HIV/AIDS dapat terungkap lebih maksimal.

“Kalau orang berani memeriksakan dirinya, berarti dia mau sehat, karena sedini mungkin dapat diketahui apakah dia positif atau tidak. Makin banyak yang terungkap, maka makin banyak yang bisa dicegah,” ujar dr. Muslimah.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital