Sebab, AS berat sebelah. Oleh karena itu, Paus pun menyarankan AS membiarkan status quo Jerusalem. Tujuannya, proses damai bisa berlanjut dan menghasilkan kesepakatan permanen.
Tidak hanya memantik kecaman dari berbagai penjuru dunia, pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel juga membuat pemerintahan Trump terbelah.
Seorang sumber di Gedung Putih menyatakan kepada Reuters bahwa Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Menteri Pertahanan Jim Mattis tidak mendukung kebijakan tersebut.
Sementara itu, Wakil Presiden Mike Pence dan Duta Besar AS untuk Israel David Friedman mendukung penuh rencana tersebut.
(hep/c6/ttg)






