Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Oknum TNI Ngamuk dan Aniaya Warga, Penyebabnya…

PALU EKSPRES, BIDUKBIDUK – Tindakan tak pantas dilakukan oknum anggota TNI berinisial Sf dari Koramil 0902-11/Bidukbiduk. Gara-gara utang Rp 1 juta, Sf diduga tega menganiaya warga sipil berinisial Slm, di salah satu warung kopi Kampung Tanjung Perepat, sekira pukul 20.00 Wita, Jumat (8/12) lalu.

Aksi kekerasan itu diutarakan Un warga Kampung Bidukbiduk, yang merupakan keluarga Slm dan berada di tempat kejadian, karena tak terima atas tindakan aparat yang seharusnya mengayomi masyarakat, malah bertindak kasar.

Kepada Berau Post, Un mengungkapkan, tindakan kekerasan itu dipicu masalah utang piutang satu unit mesin pemotong kayu (chain saw) yang dibeli Slm dari Sf, namun belum terbayar lunas.

“Slm membeli chain saw milik Sf Rp 3,5 juta, tapi baru terbayar Rp 2.5 juta. Jadi masih ada Rp 1 juta. Slm belum bayar karena belum memiliki uang,”katanya kepada Berau Post, Sabtu (9/12) kemarin.

Lanjut Un, oknum anggota TNI tersebut mendatangi Slm di salah satu warung kopi di Tanjung Perepat Kecamatan Bidukbiduk, dan sempat berkata kasar dan langsung melayangkan pukulan tepat di kepala Slm sebanyak dua kali.

Tak hanya memukul, oknum anggota TNI itu juga mengancam Slm dengan senjata tajam sejenis arit tepat di leher.”Saya gak tahu dia bilang apa. Karena posisi saya saat itu ketakutan,” terangnya.

”Setelah mengancam, Sf lantas keluar dan mengempiskan ban mobil milik Slm,”tambahnya.

Sabtu (9/12) pagi, sekira pukul 08.00-09.00 Wita, ada beberapa orang yang datang mengambil mobil Slm.”Tidak tau apakah rekannya (Sf) atau bukan. Tapi orang itu mengucapkan makanya jangan berutang, lalu pergi,” bebernya.

Ini bukan tindakan kekerasan pertama dilakukan Sf kepada Slm. Sebelumnya, sekira dua atau tiga minggu yang lalu juga pernah melakukan pemukulan di tempat yang berbeda.”Kalau tidak salah waktu itu di Kampung Pantai Harapan. Soalnya saat itu ada turnamen olahraga yang digelar di sana,”cetusnya.

Dirinya mengaku tidak terima atas tindakan aparat TNI tersebut.”Saya tidak terima. Apalagi Slm saat itu dalam keadaan sakit. Namun, malah mendapatkan tindakan seperti itu. Emang benar Slm salah karena tidak membayar utang. Tapi bukan begitu caranya,”ucapnya.

Karena aksi tersebut, dirinya meminta ada tindakan tegas dari Kodim 0902/TRD.”Saya mau Sf ditindak. Karena perbuatannya itu, tidak mencerminkan sikap TNI yang mengayomi masyarakat. Tentu itu mencoreng nama baik TNI itu sendiri,”pungkasnya.

Sementara, Pjs Danramil 0902-11 Bidukbiduk Kapten Infanteri, Haerudin saat dikonfirmasi Berau Post mengaku belum mengetahui permasalahan tersebut. Dari hasil kordinasi dengan anggotanya, kejadian itu sudah terjadi sejak lama. Bukan baru-baru ini.

“Yang bersangkutan saya hubungi belum bisa. Tapi menurut anggota yang lain, kejadian kekerasan itu sudah sekitar 2-3 minggu yang lalu,”kata Haerudin saat dihubungi melalui telepon seluler.

Namun, ditegaskannya, pasti akan ditindak lanjuti dengan mempertemukan kedua belah pihak guna dimintai keterangan atas kejadian tersebut.”Posisi saya sekarang berada di Tanjung Redeb. Besok (hari ini, Red.), saya akan ke sana untuk menindaklanjutinya,”tutupnya.

(jun/app)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital