Minggu, 5 April 2026
Daerah  

ASN Kemenkumham Sulteng Diminta Tingkatkan Pelayanan Publik

Menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Dr. Asman Abnur, SE., MSi dalam teleconference berpesan kepada pegawai negeri sipil yang baru diangkat agar terus meningkatkan profesionalisme dalam kerja-kerjanya.

Ia pun menyampaikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan hal tersebut dengan pembekalan dan pelatihan wajib bagi aparatur sipil negara. Sekurang-kurangnya 20 jam dalam satu tahun.

ASN dituntut produktif di unit kerja manapun dan jelas outcomenya, seorang entrepreneur tidak boleh mengelola anggaran yang tidak jelas. Jangan selalu mengedepankan kewenangan, tetapi kedepankan pelayanan dan hospitality.

“Saya tekankan hospitality. ASN harus menjadi pemersatu bangsa ini. Kemudian meningkatkan kompetensi di tingkat regional maupun internasional, ASN kedepan dituntut memiliki wawasan dan daya saing internasional. Pemerintah berkomitmen mewujudkan ASN mendapat 20 jam minimal pertahun. Karena tantangan masyarakat ekonomi Asean dan dunia” terang Asman Abnur.

Setelahnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly mengharapkan kepada 17.526 pegawai yang baru diangkat, agar merubah paradigma lama, yaitu menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya dilayani oleh masyarakat.

Ia juga mengharapkan kepada anak buahnya yang baru dilantik menjadi bagian dari pembaharuan, secara khusus ia menunjuk kepada para sipir baru yang jumlahnya mencapai 17.000 yang akan tersebar di 3500 lapas se Indonesia. Karena tugas berat dan penuh godaan harus dapat ditunaikan dengan baik, pasalnya proses rekrutmen yang telah dilaksanakan menurutnya sangat bersih dan bebas dari intervensi siapapun.

“ASN adalah pelayan masyarakat, jangan justru dilayani dan menyusahkan masyarakat. Era baru. Kalian harus mampu beradaptasi, bahkan lebih baik dari pegawai swasta. Maka seluruh ASN harus berubah. Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit, tetapi dulu kalau bisa dipersulit. Kamu menjadi pembaharuan dari Lapas, kamu pasti mampu. Karena kamu kami terima kalian dengan bersih. I Want You To Be A clean man. With Intelligent, energic, integrity”, katanya.

Tidak lupa Yasona mengingatkan seluruh jajarannya, tingkat bawah hingga pejabat tinggi, untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba, khususnya peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas. Ia mengatakan tidak segan-segan memberi sanksi berat kepada anak buahnya jika terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran tersebut.

“Jangan pernah saudara terlibat Narkoba, saya tidak segan melakukan pemecatan”, Kata Yasona melalui teleconference dari Balai Kartini Jakarta.

(HSN/HUMAS PROVINSI)